JAKARTA - Suku bunga Kredit Pemilikan Rumah perbankan pada paruh kedua 2026 berada pada tingkat yang beragam di tengah tren peningkatan suku bunga acuan Bank Indonesia serta tekanan likuiditas yang kian menyempit.
Sejumlah entitas bank masih mempertahankan besaran bunga mengambang KPR.
Bank Indonesia melaporkan rata-rata bunga kredit merangkak naik ke posisi 8,81% pada Juni 2026 dari angka 8,72% pada Mei.
Sementara tingkat bunga kredit baru merangkak ke 9,49% dari angka 9,31%.
Tingkat acuan BI Rate sendiri berada pada posisi 5,75% sejak Juni dan dipertahankan hingga Agustus 2026.
Mengutip situs resminya pada Minggu (23/8), bunga floating KPR PT Bank Central Asia Tbk saat ini berada pada posisi 11%.
Direksi dari sumbernya menegaskan bunga floating KPR BCA tetap bertahan pada 11% meski terdapat penyesuaian benchmark rate.
"Kami tahu bahwa tahun ini memang bukan tahun yang mudah. Tapi yang pasti meskipun sudah ada kenaikan benchmark rate, KPR floating rate kami tidak berubah. Tetap 11 persen," ujar dari sumbernya saat konferensi pers BCA Expo 2026 di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Adapun Suku Bunga Dasar Kredit bagi segmen KPR BCA terdata sebesar 9,14% pada Juli 2026, bertahan dari posisi Juni 2026.
Merujuk situs resminya, PT Bank CIMB Niaga Tbk menyuguhkan bunga floating KPR sebesar 13,50%.
Sementara Suku Bunga Dasar Kredit segmen KPR/KPA CIMB Niaga tercatat sebesar 8,70% untuk rentang 31 Juli–30 Agustus 2026.
PT Bank Danamon Indonesia Tbk mematok bunga floating KPR sebesar 12,5% usai rentang bunga tetap berakhir.
SBDK KPR/KPA Danamon terpantau sebesar 8,50% efektif per Agustus 2026, bergeming dari kurun sebelumnya.
Mengutip laman resmi perusahaan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatat SBDK segmen KPR/KPA sebesar 7,95% pada Agustus 2026.
Angka ini tidak bergeser jika dibandingkan posisi penutupan semester I 2026.
Pimpinan dari sumbernya menyebut perseroan belum berencana mengerek suku bunga kredit.
Pihaknya menaksir laju ekspansi kredit pada semester II 2026 tidak akan sederas capaian semester I.
"Likuiditas juga jadi ketat. Kalau bunga kredit, kami belum akan melakukan kenaikan," ujarnya saat Paparan Kinerja di Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Di sisi lain, PT Bank Mandiri Tbk menetapkan suku bunga floating KPR sebesar 13% setelah masa bunga tetap rampung untuk program KPR Take Over yang berlaku sampai September 2026.
Adapun SBDK untuk segmen KPR atau mortgage Bank Mandiri mengalami penurunan ke level 11,75% pada periode 30 Juni–30 Juli 2026.
Sebelumnya, SBDK KPR Bank Mandiri berada di level 12% pada periode 31 Maret–29 Juni 2026.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatat SBDK KPR/KPA sebesar 9% pada Juli 2026.
Capaian tersebut masih identik dengan posisi Juni 2026.
Melansir laman resmi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Suku Bunga Dasar Kredit segmen KPR/KPA tertera sebesar 8,50% dan mulai berlaku pada 15 Juli 2026.
Di lain pihak, BNI tetap memacu penyaluran kredit tempat tinggal lewat beragam variasi program KPR.
Perwakilan dari sumbernya memaparkan bahwa gelaran wondrX 2026 menjadi salah satu wadah bagi calon pembeli guna memperoleh akses informasi serta kemudahan pendanaan.
“Di wondrX 2026, masyarakat bisa lebih dulu mengeksplorasi pilihan hunian sekaligus mendapatkan informasi dan kemudahan pembiayaan,” ujar dari sumbernya dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/8/2026).