JAKARTA - Situasi harga emas perhiasan terpantau tidak menunjukkan pergerakan di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas pada Selasa pagi, 12 Mei 2026.
Naik turunnya harga emas perhiasan ditentukan oleh berbagai aspek, mulai dari volume permintaan industri perhiasan secara global hingga fluktuasi nilai tukar mata uang.
Kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas pun turut menjadi variabel kunci. Mengingat kondisinya yang dinamis, konsumen dan investor disarankan untuk memantau harga secara berkala.
"Hal tersebut penting dilakukan guna menentukan langkah yang tepat, baik dalam kegiatan pembelian maupun penjualan emas perhiasan di pasar domestik," sebagaimana dikutip dari laporan tersebut.
Merujuk pada data Raja Emas Indonesia, emas perhiasan dengan kadar 24 karat dipasang pada harga Rp2.280.000 per gram, lalu untuk kadar 18 karat ditetapkan Rp1.668.000 per gram.
Di gerai Hartadinata Abadi, emas perhiasan dengan kadar 22 karat dipasarkan senilai Rp2.472.000 per gram, sementara kadar terendah yakni 6 karat dihargai Rp1.080.000 per gram.
Laku Emas milik CMK Group pun memperlihatkan angka yang konsisten. Emas perhiasan 24 karat dipatok pada Rp2.474.000 per gram, dan kadar 12 karat berada di angka Rp1.103.000 per gram.
Seluruh rincian harga ini mencerminkan posisi yang tetap dibandingkan sesi perdagangan sebelumnya bagi para kolektor serta investor.