Akselerasi Ekonomi Desa, BCA Cetak Lapangan Kerja dan Ekspor UMKM

Akselerasi Ekonomi Desa, BCA Cetak Lapangan Kerja dan Ekspor UMKM
BCA Perkuat UMKM Desa untuk Perluas Akses Pasar dan Ekspor (FOTO: NET)

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk menguatkan komitmen korporasi dalam mengakselerasi potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah beserta masyarakat kawasan pedesaan.

Lewat agenda Desa Bakti BCA Community Forum 2026, lembaga perbankan swasta terbesar di Tanah Air ini berorientasi meningkatkan kapasitas bisnis, memperluas cakupan pasar, hingga memacu penetrasi ekspor produk UMKM binaan.

Kegiatan yang diselenggarakan pada 25–27 Agustus 2026 tersebut menjadi ajang pertemuan strategis bagi pihak BCA, pengurus Desa Bakti BCA, pelaku UMKM, unsur pemerintah, dan para mitra.

Di samping sebagai tempat evaluasi efektivitas program, forum tersebut dirancang demi membuka kesempatan kolaborasi anyar.

"Pengembangan desa wisata dan UMKM membutuhkan kolaborasi yang konsisten antara berbagai pihak. Mulai dari penguatan kapasitas masyarakat, pengembangan produk, hingga perluasan akses pasar," tegas dari sumbernya di Jakarta, Minggu (30/8/2026).

Hingga kini, pencapaian program Bakti BCA telah menyentuh 28 desa lewat berbagai pilar fokus, meliputi pengembangan desa wisata berkelanjutan, pemberdayaan UMKM lokal, sampai revitalisasi komoditas perkebunan kopi.

Untuk mendukung keberlanjutan program, sebanyak 200 lebih modul pelatihan telah disediakan bagi warga desa.

Manfaat nyata dari proses pendampingan ini tampak pada terserapnya 1.593 tenaga kerja di wilayah desa binaan serta pembinaan terhadap lebih dari 5.000 pelaku UMKM.

Bahkan, program pemberdayaan tersebut berhasil mengantongi estimasi potensi nilai ekspor produk UMKM binaan hingga melampaui Rp110,9 miliar.

Dari sumbernya menegaskan bahwa forum ini merupakan tempat penting untuk mematangkan keterampilan sekaligus memperluas jaringan para penggerak ekonomi desa.

"Desa Bakti BCA Community Forum menjadi ruang bagi kami untuk terus belajar bersama, mengevaluasi program, dan memperkuat kapasitas para penggerak desa wisata maupun pelaku UMKM," jelas dari sumbernya.

Di sepanjang pelaksanaan forum, para peserta dibekali pengetahuan kepemimpinan, taktik regenerasi pengelola desa wisata, diversifikasi produk UMKM, hingga pemanfaatan teknologi digital demi menjangkau pasar yang lebih luas.

Tidak hanya itu, BCA juga memasukkan agenda studi banding untuk memperkenalkan praktik pelestarian lingkungan hidup dan pengelolaan usaha berbasis kebutuhan daerah setempat.

Semua rangkaian program ini menjadikan penguatan sumber daya manusia, kelembagaan, promosi, serta akses pasar sebagai pilar utama dalam pemberdayaan ekonomi daerah.

Kini, jangkauan Program Bakti BCA telah meluas menyeberangi Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, sampai Maluku.

Sejumlah desa binaan di bawah naungan BCA bahkan sukses memenangkan berbagai penghargaan di tingkat nasional hingga internasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index