Dorong Bisnis Berkelanjutan BCA Perluas Relasi dan Literasi Nasabah

Dorong Bisnis Berkelanjutan BCA Perluas Relasi dan Literasi Nasabah
Ilutrasi BCA (FOTO: NET).

JAKARTA - Kemitraan yang solid dengan nasabah merupakan kunci utama terciptanya pertumbuhan bisnis perbankan yang berkelanjutan.

Di tengah persaingan ketat dan dinamika kebutuhan yang berubah cepat, institusi bank tak cukup bila hanya menyodorkan produk serta layanan unggulan, tetapi harus memupuk hubungan berlandaskan kepercayaan, komunikasi, serta pemahaman atas kebutuhan nasabah.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menjadi salah satu bank yang berorientasi membangun keterikatan kuat dengan nasabah melalui pengutamaan kemaslahatan bersama, serta mengalirkan dampak positif bagi publik.

Hal ini direalisasikan via Bakti BCA, payung program tanggung jawab sosial perusahaan BCA yang berfokus pada penciptaan dampak sosial dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Melalui Bakti BCA, pihak bank mengeksekusi berbagai agenda di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, kebudayaan, serta pemberdayaan masyarakat.

BCA menyajikan program semacam BCA Berbagi Ilmu, Beasiswa Bakti BCA, serta pelatihan salon bagi Sahabat Disabilitas (Teman Tuli) guna mendorong kemajuan generasi muda di sektor pendidikan.

Bakti BCA juga menggelar aksi nyata pada sektor kesehatan, seperti bakti sosial kesehatan, fasilitas cek kesehatan gratis, hingga gerakan pencegahan stunting.

Pada ranah lingkungan, BCA mendukung pemeliharaan keanekaragaman hayati via penangkaran penyu, rehabilitasi orang utan, serta perlindungan satwa langka seperti macan tutul Jawa.

Belum lama ini, Bakti BCA memborong empat penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam perhelatan KEJAR Award serta Financial Literacy Award 2026.

Penghargaan tersebut terdiri atas Bank Implementasi KEJAR Terbaik Kategori Bank Umum Konvensional, PUJK dengan Program Literasi Keuangan Teraktif Sektor Bank Umum, PUJK Program Literasi Keuangan Terbaik, dan OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (Peduli) PUJK Terbaik.

Direktur BCA, dari sumbernya, mengutarakan bahwa raihan empat penghargaan dari OJK tersebut kian mengukuhkan keseriusan BCA dalam menguatkan literasi dan inklusi keuangan.

Komitmen tersebut diwujudkan lewat Bakti BCA yang pada 2025 telah menjangkau lebih dari 169.000 jiwa di 35 provinsi, melibatkan 652 karyawan selaku Duta Literasi Keuangan di 244 cabang.

“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi BCA untuk terus menghadirkan edukasi keuangan yang relevan dan mudah diakses demi mendukung kemandirian masyarakat dan terwujudnya Generasi Emas 2045,” kata dari sumbernya dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).

Berdasarkan sudut pandang bisnis, BCA menyiapkan layanan transaksi perbankan, fasilitas kredit, dan solusi keuangan untuk segmen korporasi, komersial, UKM, hingga konsumer.

Per akhir Juni 2026, BCA melayani 42 juta rekening pelanggan dan memproses lebih dari 124 juta transaksi harian, disokong 1.272 kantor cabang, 20.374 unit ATM, serta portal digital dan Halo BCA 24 jam.

BCA terus memamerkan laju pertumbuhan positif dari segi kinerja perbankan.

Selama tujuh bulan pertama pada 2026, bank tersebut membukukan perolehan laba secara individu mencapai Rp35,25 triliun, tumbuh 1,57% secara tahunan.

Laba tetap mengalami kenaikan di tengah tantangan industri perbankan seiring dengan penguatan pendapatan non-bunga berkat perbaikan layanan yang terus dipacu.

Penerimaan komisi, fee, dan administrasi BCA tumbuh positif 8,37% menjadi Rp11,89 triliun, di saat pendapatan bunga bersih hanya menguat tipis 0,33% menjadi Rp46,7 triliun.

Sisi intermediasi mencatat outstanding kredit BCA secara bank only menyentuh Rp1.000,88 triliun per Juli 2026, atau naik 8,38% secara tahunan.

Beriringan dengan capaian itu, total aset perbankan bertambah 7,44% menjadi Rp1.575,89 triliun.

Sementara itu, total dana pihak ketiga (DPK) BCA melesat 8,15% menjadi Rp1.256,72 triliun.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index