Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Jawa Barat Terus Menunjukkan Hasil

Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Jawa Barat Terus Menunjukkan Hasil
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (FOTO: NET)

JAKARTA - Pimpinan Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwasanya jajaran pemerintahannya senantiasa mengantongi aliran kas yang konsisten dari Pajak Kendaraan Bermotor di area Jawa Barat.

Pihaknya menyebut pemasukan daerah dari pos tersebut saat ini berkisar di angka Rp23 miliar hingga Rp26 miliar saban hari.

Menurut pertimbangannya, pencapaian ini merupakan bukti nyata bahwasanya kesadaran publik dalam melunasi pajak kendaraan masih terawat sangat baik, kendati pemanfaatan armada listrik mulai meluas di bermacam kawasan.

"Saya pada forum ini menyampaikan ucapan terima kasih pada seluruh warga, yang setiap hari membayar pajak kendaraan bermotor, tidak mengalami penurunan, stabil, rata-ratanya Rp23 sampai Rp26 miliar dalam setiap hari," ujar dari sumbernya, dikutip Jumat (7/8/2026).

Pihaknya menyanjung warga masyarakat yang dipandang selalu disiplin menuntaskan kewajiban pajak sehingga perolehan daerah dari pos pajak kendaraan tidak tergerus.

Menurut penjelasannya, kondisi tersebut menjadi pijakan vital bagi pemerintah daerah untuk mengawal ketahanan pendapatan daerah di tengah dinamika model transportasi, termasuk melonjaknya pemakaian mobil listrik.

Pihaknya memaparkan, sejumlah daerah mulai merasakan penyusutan pendapatan dari pos pajak kendaraan seiring melonjaknya populasi mobil listrik.

Namun demikian, dinamika berbeda justru dijumpai di Jawa Barat.

"Di tengah orang lain mengalami penurunan karena adanya mobil listrik, tetapi di Jawa Barat setiap hari mengalami peningkatan pendapatan," kata dari sumbernya.

Selain dipengaruhi tingkat kesadaran wajib pajak, pihaknya menilai penataan infrastruktur yang gencar dilakukan pemerintah turut memberikan sumbangsih pada penerimaan PKB.

Menurutnya, kelayakan jalan serta sarana perhubungan yang kian mantap memacu tingginya mobilitas warga.

Aktivitas lalu lintas yang terus meningkat pada akhirnya ikut menopang penerimaan pajak kendaraan bermotor.

Penerimaan pajak kendaraan selama ini menjadi salah satu penopang pokok Pendapatan Asli Daerah Jawa Barat.

Sebab itu, stabilnya pemasukan harian dinilai sangat penting untuk menyokong pendanaan pelbagai program penataan dan pelayanan publik.

Pihaknya berharap publik terus merawat ketaatan melunasi pajak kendaraan.

Ia menganggap andil tersebut tidak cuma menjadi kewajiban administratif, melainkan ikut menentukan dalam mendukung pembangunan daerah yang dampaknya berpulang kepada warga.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index