IHSG Berpeluang Bergerak Terbatas Intip Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Berpeluang Bergerak Terbatas Intip Rekomendasi Saham Hari Ini
Ilustrasi IHSG, Sumber: insight.kontan.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis sebesar 0,03% ke level 6.039,52 pada perdagangan Selasa (14/7/2026) di tengah tekanan jual asing yang masih tinggi.

IHSG sempat menguat hampir 1,28% hingga menyentuh level 6.095, namun indeks tidak berhasil mempertahankan penguatan tersebut hingga akhir sesi.

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda menyebutkan bahwa tekanan jual pada saham perbankan seperti BBRI, BBCA, dan BMRI menjadi penahan laju penguatan indeks.

"Pergerakan indeks tertahan oleh aksi profit taking pada saham perbankan besar, meskipun saham komoditas dan konglomerasi seperti BRMS, BREN, dan ENRG masih menjadi penopang indeks," kata Reza.

Untuk transaksi hari Rabu (15/7), Reza memperkirakan indeks akan bergerak terbatas dan konsolidatif dengan support psikologis di 6.000 serta resistance di rentang 6.100-6.130.

Pasar kini membutuhkan katalis baru untuk melanjutkan tren kenaikan setelah sempat mengalami penguatan tajam sebelumnya.

Perhatian utama para investor saat ini tertuju pada konflik di Timur Tengah, pergerakan nilai tukar rupiah, serta rilis data inflasi Amerika Serikat (AS).

Inflasi tahunan AS dilaporkan melambat menjadi 3,5% year-on-year (yoy) pada Juni 2026 dari sebelumnya sebesar 4,2% pada Mei.

Angka inflasi tersebut tercatat lebih rendah jika dibandingkan dengan ekspektasi pasar yang berada di level 3,8%.

Secara bulanan, laju inflasi AS turun 0,4% yang menjadi penurunan paling dalam sejak periode April 2020.

Data ekonomi ini memperkuat proyeksi bahwa The Fed akan bersikap lebih dovish sehingga berpotensi memberikan sentimen positif bagi pergerakan IHSG dan rupiah.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang menilai bahwa indikator teknikal saat ini masih menunjukkan sinyal yang beragam.

Menurut Alrich, pembentukan histogram positif MACD masih terus berlanjut, sedangkan stochastic RSI terpantau sudah memasuki area jenuh beli (overbought).

Melalui kondisi teknikal tersebut, Alrich memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang konsolidasi di level 5.950-6.125.

Sebagai pilihan investasi, Reza menyarankan para pelaku pasar untuk mencermati pergerakan saham WIFI, SRTG, dan BIPI.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index