IHSG Berpeluang Menguat ke Level 6,083 Hingga 6,254 Hari Ini

IHSG Berpeluang Menguat ke Level 6,083 Hingga 6,254 Hari Ini
Ilustrasi IHSG, Sumber: mediaindonesia.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatannya sebesar 1,92% ke level 6,037 pada perdagangan kemarin (13/7/2026). Penguatan ini diiringi dengan munculnya volume pembelian yang berhasil menembus MA20.

“Secara teknikal, pada label hitam, kami memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [iv] pada pola triangle, sehingga IHSG berpeluang menguat menguji 6,083-6,254. Diperkirakan Support: 5,839, 5,607 dan Resistance: 6,286, 6,599,” sebut analis MNC Sekuritas dalam riset Selasa (14/7/2026).

Selanjutnya, beberapa saham direkomendasikan menjadi pilihan bagi para pelaku pasar pada perdagangan hari ini. Saham-saham pilihan tersebut meliputi ADMR, ANTM, ASII, dan BRMS.

Saham ADMR mencatatkan kenaikan sebesar 3,45% ke level 1,500 dengan dominasi volume pembelian yang cenderung meningkat. Posisi saham ini diperkirakan sedang berada di awal wave [c] dari wave B.
(Buy on Weakness: 1,425-1,470 Target Price: 1,595, 1,670 Stoploss: below 1,385)

Saham ANTM juga mengalami penguatan sebesar 0,69% ke posisi 2,920 dan mampu bertahan di atas MA20. Selama posisinya bertahan di atas level stoploss 2,740, ANTM diproyeksikan berada pada bagian wave [c] dari wave B dalam pola triangle.
(Trading Buy: 2,780-2,840 Target Price: 3,040, 3,190 Stoploss: below 2,740)

Sementara itu, ASII naik 0,83% ke level 4,850 dengan pergerakan yang stabil berada di atas MA20. Pergerakan menyamping atau sideways dari saham ini diperkirakan berada pada bagian wave (iv) dari wave [a] dari wave Y.
(Buy on Weakness: 4,490-4,680 Target Price: 5,000, 5,250 Stoploss: below 4,350)

Saham BRMS menguat sebesar 4,95% ke level 530, meskipun laju penguatannya masih tertahan oleh MA20. Posisi pergerakan saham BRMS saat ini diperkirakan berada pada awal wave (C).
(Buy on Weakness: 496-520 Target Price: 590, 665 Stoploss: below 472)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index