IHSG Sesi 1 Menguat 2,46 Persen Ditopang Saham ISAT BREN dan AMMN

IHSG Sesi 1 Menguat 2,46 Persen Ditopang Saham ISAT BREN dan AMMN
Ilustrasi IHSG, Sumber: monitorday.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona positif pada akhir sesi pertama perdagangan hari Jumat (3/7/2026). Indeks saham tersebut mengalami kenaikan sebesar 141 poin atau tumbuh 2,46 persen sehingga berada pada level 5.886.

Seluruh indeks sektoral terpantau kompak mengalami penguatan. Sektor bahan baku membukukan penguatan tertinggi sebesar 3,80 persen, disusul oleh sektor industri yang melonjak 3,20 persen, serta sektor infrastruktur yang menguat sebesar 2,62 persen.

Berikutnya, sektor energi juga mengalami kenaikan sebesar 2,31 persen, sektor teknologi terdongkrak naik 1,92 persen, sektor properti tumbuh sebesar 1,60 persen, dan sektor keuangan terangkat 1,52 persen. Sektor barang konsumsi primer naik sebesar 1,50 persen, sektor transportasi menguat sebesar 1,38 persen, sektor kesehatan bertambah 1,19 persen, serta sektor barang konsumsi nonprimer naik 0,77 persen.

Pada deretan saham pendorong utama, saham PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) berada di posisi terdepan setelah mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 9,04 persen menuju level harga Rp 1.990.

Posisi selanjutnya diisi oleh PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang melesat sebesar 8,30 persen ke angka Rp 3.520, serta PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang merangkak naik sebesar 7,40 persen ke posisi Rp 3.480.

Di sisi lain, saham yang menjadi penahan laju indeks dipimpin oleh PT Akasha Wira International Tbk (ADES) yang mengalami penurunan sebesar 3,49 persen ke posisi level harga 32.425.

Pelemahan ini diikuti pula oleh PT Sejahtera Anugrahjaya Tbk (SRAJ) yang terkoreksi turun sebesar 2,72 persen ke posisi 10.700, serta PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) yang merosot sebesar 1,06 persen menuju area Rp 1.395.

Pada awal perdagangan, IHSG sebenarnya dibuka pada level 5.806,167 dan sempat menyentuh level tertinggi harian pada angka 5.899,302, sedangkan posisi terendah indeks berada di level 5.805,922.

Aktivitas pasar saham terpantau cukup padat dengan volume transaksi yang mencapai 11,613 miliar unit saham dengan nilai perputaran uang sebesar Rp 6,423 triliun, serta frekuensi perdagangan yang tercatat hingga 846.917 kali.

Laju penguatan indeks juga disokong oleh pergerakan mayoritas saham yang berada di zona hijau. Tercatat ada sebanyak 508 saham yang menguat, sedangkan 128 saham mengalami penurunan, dan 139 saham lainnya bergerak stagnan tidak berubah hingga sesi pertama berakhir.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index