JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan pada sesi perdagangan 30 Juni 2026 berakhir di zona merah dengan penurunan sebesar -3,05% atau menyusut 177 poin ke posisi 5.643. Penurunan ini menandai pelemahan indeks selama tiga hari berturut-turut. Pada saat yang sama, investor asing membukukan aksi jual bersih atau outflow senilai Rp1,2 triliun yang didominasi oleh saham-saham di sektor perbankan.
Pasar merespons negatif laporan tren kredit terbaru yang menyoroti peningkatan risiko makroekonomi serta ketidakpastian regulasi bagi korporasi di Indonesia. Tekanan makroekonomi tersebut dipicu oleh inflasi akibat penyesuaian harga BBM nonsubsidi, kenaikan suku bunga acuan sebesar 100 bps dalam sebulan terakhir menjadi 5,75%, serta pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat terdepresiasi hingga Rp18.200 per dolar AS pada 8 Juni lalu.
Sementara itu, ketidakpastian regulasi terpantau membayangi sektor sumber daya alam. Di tengah situasi fluktuasi pasar modal domestik ini, emiten UNTR menjadwalkan aksi buyback saham dengan anggaran maksimal Rp2 triliun untuk periode 1 Juli hingga 30 September 2026 demi menjaga tingkat kepercayaan para pemegang saham.
Dari pasar global, bursa Wall Street menunjukkan tren positif dengan penguatan indeks Nasdaq sebesar +1,52% dan S&P sebesar +0,78%. Saham SanDisk melonjak signifikan sebesar +10,84%, memperpanjang akumulasi kenaikan sejak awal tahun hingga tujuh kali lipat atau 726%. Lonjakan ini didukung oleh keberhasilan perusahaan mengamankan kontrak pasokan jangka panjang dengan hyperscalers sebagai penyedia utama penyimpanan NAND Flash untuk infrastruktur kecerdasan buatan.
Memasuki awal Juli 2026, pelaku pasar kini menanti pidato Ketua The Fed dalam forum bank sentral Eropa di Portugal serta rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang krusial bagi proyeksi inflasi. Untuk pergerakan hari ini, indeks domestik diproyeksikan berpotensi mengalami teknikal rebound dan bergerak dalam rentang fungsional antara level 5.650 hingga 5.800.
Berikut adalah analisis teknikal dan rekomendasi untuk beberapa saham pilihan yang layak dicermati pada perdagangan hari ini:
PTBA (Trading Buy)
Closing Price: 2.290
Target Price (TP): 2.360
Stop Loss: 2.200
Saham PTBA saat ini berada pada area pertahanan atau support dengan indikator MACD yang menunjukkan pelemahan bar histogram secara terbatas. Pola pergerakan ini membuka peluang terjadinya rebound jangka pendek sehingga strategis untuk melakukan pembelian harian.
Secara fundamental, perusahaan baru saja menuntaskan penggabungan dua anak usahanya yang bergerak di bidang tenaga listrik, yakni PT Bukit Energi Investama dan PT Bukit Energi Servis Terpadu. Langkah restrukturisasi ini diambil sebagai bagian dari penataan lini bisnis BUMN untuk memacu efisiensi operasional.
ISAT (Accum Buy)
Closing Price: 1.730
Target Price (TP): 1.780
Stop Loss: 1.680
Saham ISAT terpantau bergerak di sekitar area support dalam fase mendatar atau sideways. Indikator stochastic yang telah memasuki area jenuh jual atau oversold memberikan indikasi awal adanya potensi pembalikan arah menguat dalam jangka pendek, sehingga layak dipertimbangkan untuk strategi akumulasi beli.
DEWA (Spec Buy)
Closing Price: 284
Target Price (TP): 296
Stop Loss: 270
Saham DEWA bergerak mendekati wilayah support sehingga menawarkan peluang menarik untuk strategi pembelian spekulatif jangka pendek. Sinyal pembalikan arah dalam waktu dekat ini juga diperkuat oleh posisi indikator stochastic yang berada di area oversold.
Kinerja fundamental emiten ini ditopang oleh anak usahanya, PT DH Kontraktama Batubara, yang memperoleh kepercayaan dari PT Sebuku Sejaka Coal sebagai kontraktor utama jasa pertambangan di Pulau Laut, Kalimantan Selatan. Kontrak kerja berdurasi lima tahun ini memiliki nilai strategis mencapai sekitar Rp22 triliun atau setara USD1,3 miliar.
Daftar Ringkasan Rekomendasi Saham Hari Ini:
Kode Saham: PTBA
Rekomendasi: Trading Buy
Closing Price: 2.290
Target Price: 2.360
Stop Loss: 2.200
Kode Saham: ISAT
Rekomendasi: Accum Buy
Closing Price: 1.730
Target Price: 1.780
Stop Loss: 1.680
Kode Saham: DEWA
Rekomendasi: Spec Buy
Closing Price: 284
Target Price: 296
Stop Loss: 270