Harga Emas Antam dan UBS Melonjak Akibat Penguatan Pasar Global

Harga Emas Antam dan UBS Melonjak Akibat Penguatan Pasar Global
Ilustrasi Emas Antam, Sumber: rctiplus.

JAKARTA - Pergerakan nilai komoditas logam mulia internasional kembali menunjukkan tren penguatan pada sesi perdagangan Senin (23/6/2026). Emas spot (XAU/USD) saat ini bertengger di level $4.191,6 per ounce, mencatatkan kenaikan sebesar $32,77 bila dibandingkan dengan posisi penutupan pada hari sebelumnya. 

Jika dikonversikan ke dalam mata uang domestik, nilai tersebut setara dengan Rp2.403.787 per gram atau mengalami lonjakan sebesar Rp21.931. Di sisi lain, nilai tukar USD terhadap IDR saat ini berada di level Rp17.788,98 per dolar AS.

Mengenai rincian nilai jual untuk emas batangan Antam, nominal yang berlaku di Butik Emas LM Antam sudah mencakup biaya sertifikat namun belum termasuk ketentuan PPh 22. Ketentuan nilai batangan Antam ini dapat bervariasi pada masing-masing butik maupun pihak dealer resmi.

Sementara itu, untuk produk emas batangan lokal bersertifikat dengan tingkat kemurnian 99,99 persen dari UBS, berikut adalah daftar nominal transaksi jual dan beli kembali (buyback) per perpecahan gramnya:

0,1 gram: Jual Rp350.500 / Beli kembali Rp240.000

0,25 gram: Jual Rp794.700 / Beli kembali Rp600.000

0,5 gram: Jual Rp1.418.500 / Beli kembali Rp1.200.000

1 gram: Jual Rp2.582.000 / Beli kembali Rp2.400.000

2 gram: Jual Rp5.093.000 / Beli kembali Rp4.800.000

3 gram: Jual Rp7.629.000 / Beli kembali Rp7.200.000

4 gram: Jual Rp10.133.000 / Beli kembali Rp9.600.000

5 gram: Jual Rp12.520.000 / Beli kembali Rp12.000.000

10 gram: Jual Rp24.838.000 / Beli kembali Rp24.000.000

25 gram: Jual Rp61.955.000 / Beli kembali Rp60.000.000

50 gram: Jual Rp123.436.000 / Beli kembali Rp120.000.000

100 gram: Jual Rp246.700.000 / Beli kembali Rp240.000.000

Untuk pergerakan di pasar logam mulia internasional (XAU/USD), setiap ounce (oz) dihargai $4.191,60 atau naik $32,77 (+0,79%). Ukuran per gram (gr) berada di angka $134,76 yang berarti naik $1,05, sedangkan untuk bobot per kilogram (kg) mencapai $134.763,07 atau menguat sebesar $1.053,58. Berdasarkan acuan nilai tukar rupiah, angka ini setara dengan Rp2.403.787 per gram setelah mengalami kenaikan senilai Rp21.931.

Selisih angka antara nilai pembelian dan nilai penjualan kembali atau biasa disebut spread menjadi acuan penting karena semakin kecil jaraknya, maka waktu impas investasi akan semakin cepat terwujud. Ketentuannya terbagi menjadi beberapa opsi:

Emas Fisik (Antam/UBS): Spread 7–14% — emas harus naik >10% agar break-even

Emas Digital (Pluang): Spread 1–3% — lebih efisien untuk trading jangka pendek

Token Emas (PAXG/XAUT): Spread ~2% — alternatif emas digital berbasis blockchain

Sebagai ilustrasi, pecahan 1 gram UBS yang dibeli dengan harga Rp2.582.000 memiliki nilai buyback sebesar Rp2.400.000, sehingga memunculkan selisih senilai Rp182.000 (7%). Hal tersebut mengindikasikan bahwa nilai komoditas ini wajib mengalami kenaikan paling sedikit 7% dari harga awal pembelian agar investor tidak mengalami kerugian sewaktu menjualnya kembali.

Adapun informasi mengenai perbandingan nilai tukar mata uang asing pada hari ini meliputi beberapa opsi perbankan dan otoritas moneter utama:

USD/IDR (BI): Beli Rp17.736,9 / Jual Rp17.915,1

USD/IDR (BCA): Beli Rp17.790 / Jual Rp17.880

EUR/IDR (BI): Beli Rp20.301,6 / Jual Rp20.507,5

GBP/IDR (BI): Beli Rp23.403,8 / Jual Rp23.640,8

SGD/IDR (BI): Beli Rp13.719,7 / Jual Rp13.861,9

Terdapat bermacam aspek utama yang dapat memicu fluktuasi nilai komoditas ini di pasaran global maupun domestik. Aspek tersebut meliputi Harga Spot Internasional (XAU/USD) yang cenderung merangkak naik ketika tensi ketidakpastian dunia meningkat, serta Pergerakan Kurs USD/IDR lantaran melemahnya mata uang rupiah otomatis akan mendongkrak harga jual di Indonesia meskipun pasar dunia sedang mandek.

Faktor lain adalah Kebijakan Bank Sentral melalui pelonggaran suku bunga yang menjadi angin segar, Premi Domestik untuk akomodasi cetak dan distribusi, hingga Permintaan Musiman menjelang perayaan hari besar keagamaan.

Mengenai pertanyaan yang sering diajukan terkait nilai per gram untuk tipe batangan Antam, konfirmasi angka terbarunya disarankan untuk dipantau secara langsung lewat saluran resmi penyedia atau gerai butik terdekat. Sementara untuk komparasi kualitas, kedua varian tersebut pada dasarnya setara karena memiliki kadar 24 karat (99,99%).

Perbedaannya terletak pada reputasi distribusi nasional tipe Antam yang membuatnya sangat likuid, sedangkan produk UBS menawarkan alternatif berupa nominal awal yang relatif lebih terjangkau serta ketersediaan pilihan ukuran yang jauh lebih bervariasi dari unit terkecil. Berinvestasi secara berkala dengan metode dollar-cost averaging merupakan opsi bijak guna meminimalisasi risiko fluktuasi pasar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index