Bank BSN Kuasai 84 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi Syariah Tahun 2026

Bank BSN Kuasai 84 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi Syariah Tahun 2026
Ilustrasi KPR, Sumber: (NET).

JAKARTA - PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) membukukan rapor positif dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi pada awal tahun 2026.

Hingga bulan April 2026, Bank BSN telah menyalurkan pembiayaan skema FLPP sebanyak 16.523 unit dengan total plafon Rp2,7 triliun.

Pencapaian ini menempatkan Bank BSN di peringkat kedua nasional dalam penyaluran KPR subsidi dengan pangsa pasar 23,4 persen.

Pada segmen syariah, perseroan mendominasi dengan menguasai 84 persen pangsa pasar atau setara 16.523 unit.

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan realisasi rumah subsidi bagi masyarakat.

Setelah menyalurkan 59.463 unit pada 2025, bank ini menargetkan penyaluran 73.700 unit sepanjang tahun 2026.

“Ini bentuk komitmen Bank BSN untuk mendukung Program 3 Juta Rumah,” ujar Alex usai menerima kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Jakarta pada Rabu 13 Mei 2026.

Menteri PKP Maruarar Sirait turut mengapresiasi kinerja tersebut dan merasa optimis target tahun ini akan tercapai.

Maruarar Sirait menilai kesiapan sumber daya manusia dan strategi bisnis Bank BSN menjadi modal utama dalam memperluas pembiayaan perumahan.

"Untuk target yang 73.700 kami optimis tercapai sesudah melihat langkah-langkah, SDM yang dipersiapkan, juga peta jalan Bank BSN. Bank BSN ini sudah nomor dua sesudah BTN, jadi ini perdana untuk penggarapan Kota Baru nanti," kata Ara.

Selain memperkuat FLPP, Bank BSN didorong menjalankan Program KUR Perumahan senilai Rp500 miliar yang diproyeksikan mulai berjalan dua bulan ke depan.

Dukungan ini juga sudah mendapatkan lampu hijau dari pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Perseroan juga tengah bersiap masuk ke pembiayaan rumah tapak dan rumah susun subsidi sesuai regulasi terbaru.

Salah satu proyek besar yang disiapkan adalah pengembangan kawasan Kota Baru di Kabupaten Tangerang pada lahan seluas 3 hingga 4 hektare.

"Proses KUR Perumahan akan dijalankan oleh Bank BSN. Persiapannya sudah sangat matang. Nanti juga ada langkah untuk rumah tapak dan rumah susun subsidi yang aturannya sudah dikeluarkan," tambah Alex dalam keterangannya.

Di samping itu, pemerintah sedang mengkaji pilihan tenor KPR hingga 40 tahun untuk memudahkan pekerja muda memiliki hunian.

Alex menegaskan kesiapan bank untuk menjadi pemain utama dalam menyukseskan program kepemilikan rumah nasional.

"Bank BSN berkomitmen untuk dapat menyalurkan KPR Subsidi skema FLPP sebanyak 73.700 unit di tahun 2026 ini melalui berbagai inovasi layanan digital dan penguatan kolaborasi dengan ekosistem properti," tutup Alex dalam kutipan tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index