Laporan Kemenkeu 2026: APBN Kuat dan Ekonomi Terjaga Baik

Laporan Kemenkeu 2026: APBN Kuat dan Ekonomi Terjaga Baik
Kemenkeu, Purbaya S.

JAKARTA – Menteri Keuangan menyampaikan bahwa kondisi APBN kuat dan ekonomi terjaga dengan baik di tengah ketidakpastian kondisi pasar keuangan global yang dinamis.

Ketahanan fiskal menjadi modal utama dalam mengawal berbagai target pertumbuhan yang telah ditetapkan sejak awal tahun.

"APBN terus bekerja sebagai shock absorber yang sangat efektif untuk meredam tekanan global agar dampaknya tidak langsung memukul ekonomi rakyat," ujar Sri Mulyani, sebagaimana dilansir dari kemenkeu.go.id, Senin (27/4/2026).

Sri Mulyani menjelaskan bahwa keseimbangan antara realisasi belanja dan pendapatan negara sejauh ini masih menunjukkan performa yang sangat sehat.

"Realisasi pendapatan negara yang masih tumbuh positif menjadi bukti bahwa instrumen APBN kuat dan ekonomi terjaga di jalur yang tepat," tutur Sri Mulyani, sebagaimana dilansir dari kemenkeu.go.id, Senin (27/4/2026).

Efektivitas belanja pemerintah pusat diarahkan secara konsisten untuk memperkuat fondasi produksi dalam negeri.

Pemanfaatan anggaran juga diprioritaskan pada sektor-sektor yang memiliki efek domino besar terhadap kesejahteraan warga secara luas.

Langkah sinkronisasi antara kebijakan fiskal dan moneter terus diperkuat guna menghadapi fluktuasi nilai tukar serta lonjakan harga komoditas.

Kepercayaan investor global terhadap kredibilitas pengelolaan keuangan Indonesia tetap berada pada level yang sangat positif.

Setiap tantangan baru yang muncul dari luar negeri disikapi dengan penyesuaian strategi yang terukur tanpa mengganggu stabilitas pasar domestik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index