Ratusan Pusat Belanja Di Indonesia Gelar Pesta Diskon Besar-Besaran

Ratusan Pusat Belanja Di Indonesia Gelar Pesta Diskon Besar-Besaran
Ilustrasi Pengunjung melihat barang yang dijual pada tenan di Pusat Perbelanjaan Kuningan City, Jakarta (FOTO: NET)

JAKARTA - Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menyerukan kepada publik agar mengoptimalkan agenda promo harga yang disajikan selama bulan Agustus 2026.

Agenda pameran ini terafiliasi pada inisiatif Belanja di Indonesia Aja (BINA) guna memicu konsumsi pasar lokal, sekaligus memeriahkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI.

Dari sumbernya menyebutkan, sepanjang Agustus terdapat beragam agenda khusus yang disiapkan sektor peritel.

Salah satu agenda utamanya yakni Indonesia Shopping Festival (ISF), yang mengikutsertakan penyewa gerai di pusat perbelanjaan dengan menyajikan pemotongan harga yang menggiurkan.

"Bulan Agustus ini bulan yang sangat penting dikarenakan Belanja di Indonesia Aja atau BINA itu yang merupakan sangat kami. (Kami) berterima kasih kepada Kemenko Perekonomian, didukung penuh dan sudah menjadi satu gerakan, payung gerakan untuk meningkatkan ekonomi sektor domestik di Indonesia," kata dari sumbernya dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Pihaknya menerangkan, Hippindo bergandengan tangan dengan Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) guna menyukseskan gelaran Indonesia Shopping Festival yang diresmikan bulan Agustus sebagai sarana memacu transaksi warga.

"Nah kami harapkan dengan di bulan Agustus ini, ada satu event yang kami akan dukung, yaitu event bersama dengan asosiasi mal. Besok akan dibuka Indonesia Shopping Festival, di mana para tenant di bulan Agustus ini ada BINA Agustus, untuk mendukung semua, ada satu momentum belanja. Kami akan berikan diskon teman-teman tenant dan asosiasi mal sudah bergabung," ujarnya.

Menurut dari sumbernya, perhelatan diskon yang bergulir di bulan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian BINA yang telah terlaksana, contohnya BINA Lebaran dan BINA Holiday.

Inisiatif BINA Holiday bahkan disinergikan bersama Jakarta Great Sale untuk memikat turis domestik maupun mancanegara agar berbelanja di dalam negeri.

Elemen pemerintah ikut menyokong pelaksanaan program BINA Agustus.

Dari sumbernya menilai, skema promo ini diproyeksikan mampu mendongkrak konsumsi masyarakat, memacu penggunaan barang buatan dalam negeri, serta menggerakkan roda perdagangan nasional.

"Program ini pastinya sangat didukung juga oleh Kementerian Perdagangan, karena pastinya juga dapat mendorong adanya konsumsi masyarakat dan meningkatkan juga penggunaan produk di dalam negeri, serta menggerakkan aktivitas perdagangan, dan yang kami harapkan pastinya akan memberikan pertumbuhan yang positif terhadap ekonomi nasional," ujar dari sumbernya dalam kesempatan yang sama.

Senada dengan hal itu, dari sumbernya mengungkapkan dukungan penuh jajaran pemerintah atas pelaksanaan BINA Agustus demi memperkokoh daya beli domestik.

"Atas nama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, kami menyampaikan dukungan penuh atas penyelenggaraan Indonesia Retail Summit dan Expo, Hari Ritel Modern Indonesia Harmoni, dan Belanja di Indonesia Aja (BINA) Agustus 2026. Mari kami manfaatkan momentum peringatan HUT ke-81 kemerdekaan RI, untuk terus mencintai produk dalam negeri dengan menggemborkan semangat Belanja di Indonesia Aja," kata dari sumbernya.

Sebelumnya, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memastikan, perhelatan pesta belanja Indonesia Shopping Festival (ISF) 2026 diperpanjang durasinya menjadi 17 hari untuk mengakselerasi perputaran uang nasional.

Pada perhelatan tahun ini, pihak panitia mematok perolehan transaksi sebesar Rp38 triliun, melesat dibanding capaian tahun sebelumnya sejumlah Rp25 triliun.

Gelaran ISF 2026 direncanakan bergulir dari 7 hingga 23 Agustus 2026 yang tersebar pada 407 mal di seluruh penjuru Tanah Air.

Di samping memanjakan konsumen lewat potongan harga hingga 80%, festival ini menyuguhkan undian berhadiah, pameran UMKM, pertunjukan kuliner, serta atraksi hiburan guna menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia.

"Rp38 triliun ya (target transaksi) selama penyelenggaraan, dari tanggal 7 sampai dengan tanggal 23 Agustus ya," ujar dari sumbernya beberapa waktu lalu.

Demi mewujudkan estimasi tersebut, APPBI telah merumuskan sejumlah pendekatan baru.

Di antaranya yakni memperpanjang durasi festival yang semula 11 hari pada tahun lalu menjadi 17 hari penuh, sekaligus menambah variasi hadiah bagi pengunjung.

"Strategi khususnya adalah dengan menambahkan hadiah-hadiah. Jadi itu adalah untuk memastikan bahwa masyarakat betul-betul tertarik untuk berbelanja begitu. Kemudian juga kami memperpanjang periode penyelenggaraan, 17 hari, dari yang tahun lalu 11 hari sekarang ini menjadi 17 hari," jelasnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index