IHSG Hari Ini Berpotensi Koreksi di Tengah Pelemahan Wall Street

IHSG Hari Ini Berpotensi Koreksi di Tengah Pelemahan Wall Street
Ilustrasi IHSG, Sumber: bloombergtechnoz.

JAKARTA - Indeks saham di Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis kemarin akibat aksi jual besar-besaran saham teknologi yang membayangi laporan keuangan solid. Penurunan ini dipimpin oleh indeks Nasdaq sebesar 1,47 persen, diikuti S&P 500 yang turun 0,51 persen, dan Dow Jones menyusut 0,20 persen.

Tekanan kuat muncul dari sektor semikonduktor setelah TSMC menaikkan proyeksi belanja modal menjadi US$ 60 miliar hingga US$ 64 miliar. Saham TSMC dan sejumlah produsen cip lainnya seperti Micron Technology, AMD, serta Broadcom kompak merosot lebih dari 5 persen.

Saham Alphabet juga melemah hingga lebih dari 4 persen menyusul kabar penundaan peluncuran model kecerdasan buatan terbarunya, Gemini 3.5 Pro. Di sisi lain, daya beli masyarakat AS dilaporkan tetap kuat dengan klaim tunjangan pengangguran mingguan yang hanya menyentuh angka 208.000.

Sementara itu, bursa saham di Asia bergerak bervariasi dengan indeks KOSPI Korea Selatan anjlok hingga 6,4 persen akibat kejatuhan saham semikonduktor. Dua raksasa teknologi mereka, yakni SK Hynix dan Samsung Electronics masing-masing terdepresiasi sebesar 11,5 persen dan 8,8 persen.

Kondisi tersebut dipicu oleh langkah Bank of Korea menaikkan suku bunga acuan sebanyak 25 bps guna menjaga nilai tukar won. Berbeda dengan Korea Selatan, indeks saham Taiwan bergerak stagnan setelah saham TSMC justru naik 1,2 persen sebelum laporan lonjakan laba bersih kuartal kedua diumumkan.

Adapun IHSG pada perdagangan kemarin berhasil ditutup menguat sebesar 1,1 persen yang didukung oleh aksi beli bersih investor asing senilai Rp283 miliar. Saham-saham yang paling diminati oleh investor asing meliputi BBCA, BMRI, ANTM, AMMN, serta TPIA.

"IHSG berpotensi koreksi hari ini. Diperkirakan Support IHSG: 6050-6070 dan Resist IHSG: 6130-6150," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Beberapa saham yang direkomendasikan untuk menjadi pilihan perdagangan hari ini antara lain BBRI, BUMI, BRPT, TLKM, ADMR, dan MEDC.

Secara rinci, BBRI dapat dibeli dengan skema spec buy pada area 2840-2860 dengan target terdekat pada kisaran 2920-3000. Untuk saham BUMI, pembelian direkomendasikan di area 147-149 dengan target sasaran terdekat di angka 151-153.

Bagi saham BRPT, investor disarankan melakukan aksi beli jika menembus angka 1700 dengan target terdekat pada tingkat 1720-1745. Sedangkan TLKM direkomendasikan untuk spec buy di area 2500-2530 dengan batas pelepasan rugi di bawah 2490.

Selanjutnya, saham ADMR layak dicermati dengan strategi buy on weakness pada area 1510-1530 dan target terdekat di 1550-1580. Terakhir, saham MEDC ditargetkan pada kisaran 11280-1290 dengan area beli berskema spec buy di level 1260.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index