JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat bertambah kuat di awal transaksi Jumat (31/7).
Pasar saham menguat 30,46 poin atau naik sekitar 0,49 persen hingga bertengger di posisi 6.216.
Merujuk pada data RTI Business jam 09.05 WIB, IHSG melompat pada angka pembukaan 6.219, meraih titik tertinggi 6.230 dan titik terendah 6.214.
Sesaat setelah dibuka, ada 329 saham yang menghijau, 160 saham melorot, dan 189 saham tidak mengalami perubahan harga.
Total nilai kapitalisasi pasar berada di tingkat Rp10.893,732 triliun.
Aktivitas perdagangan membukukan volume 3,18 miliar saham berlainan dengan akumulasi nilai transaksi Rp1,13 triliun via frekuensi perdagangan 157.622 kali.
Menurut analisis dari sumbernya, pergerakan IHSG diperkirakan masih dibayangi fase koreksi pada hari ini, namun potensi penguatan singkat tetap ada.
“Kami memperkirakan area koreksi IHSG berada di kisaran 5.970-6.029. Sementara itu, jika terjadi penguatan, indeks berpeluang menguji area 6.172-6.219,” ujar dari sumbernya dalam riset hariannya.
Pihak dari sumbernya memprediksikan pergerakan IHSG berkisar pada batas support 6.007, 5.839 dan resistance 6.266, 6.377 pada hari ini.
Beberapa opsi saham yang disarankan olehnya meliputi AADI, BBRI, DEWA, serta TINS.
Di pihak lain, pengamat dari sumbernya menilai laju pergerakan indeks saham berpeluangan meneruskan tren positif hari ini, walaupun batas kenaikannya akan relatif terbatas.
“Jika mampu menembus resistance minor di level 6.199, IHSG berpeluang melanjutkan kenaikan untuk mengisi gap di area 6.268-6.306. Namun, selama masih berada di bawah level 6.400, penguatan diperkirakan terbatas dan berpotensi kembali diikuti koreksi,” ujar dari sumbernya.
Selanjutnya, pihak dari sumbernya menaksir posisi IHSG bergerak pada support 6.020, 5.887, dan 5.752 serta resistance 6.199, 6.545, 6.688, dan 6.835 untuk hari ini.
Beberapa pilihan saham yang ditawarkan mencakup AMRT, BBNI, BRPT, dan BUMI.