Komisaris Menambah Saham Tambang Emas Tapi Tren Kenaikan Terhenti

Kamis, 23 Juli 2026 | 12:35:28 WIB
Ilustrasi Saham

JAKARTA - Petinggi PT Amman Mineral Internasional Tbk, Alexander Ramlie, kembali memperbanyak kepemilikan sahamnya di perusahaan tambang tersebut.

Selepas aksi pemborongan itu, harga saham AMMN justru mengalami penurunan.

Alexander Ramlie memborong sebanyak 1.478.500 lembar saham korporasi pertambangan tembaga serta emas ini dengan taksiran transaksi sekitar Rp 5,9 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Rabu (22/7/2026), transaksi pembelian dieksekusi pada 20 Juli 2026 lewat pasar reguler dengan maksud investasi pribadi.

Sebelum transaksi tersebut berlangsung, Alexander Ramlie tercatat memegang 188.916.260 saham atau setara dengan 0,261% hak suara.

Sesudah pembelian itu, porsi kepemilikannya bertambah menjadi 190.394.760 saham atau setara dengan 0,263% hak suara.

Seluruh transaksi dijalankan secara langsung tanpa menggunakan skema repurchase agreement.

Pembelian saham AMMN dilakukan melalui sembilan kali transaksi dengan tingkat harga yang beragam, berkisar dari Rp 3.890 hingga Rp 4.030 per saham.

Adapun perincian pembelian saham tersebut mencakup: 6.900 saham di harga Rp 3.890 per saham.

  • 16.400 saham di harga Rp 3.900 per saham.
  • 47.500 saham di harga Rp 3.910 per saham.
  • 139.300 saham di harga Rp 3.920 per saham.
  • 321.700 saham di harga Rp 3.930 per saham.
  • 26.900 saham di harga Rp 3.940 per saham.
  • 218.800 saham di harga Rp 3.950 per saham.
  • 412.500 saham di harga Rp 4.020 per saham.
  • 288.500 saham di harga Rp 4.030 per saham.

Berdasarkan kalkulasi dari perincian transaksi tersebut, total nilai pembelian saham Alexander Ramlie ditaksir mencapai sekitar Rp 5,88 miliar dengan kisaran harga rata-rata Rp 3.976 per saham.

Aksi korporasi ini tidak mengubah susunan pengendalian atas PT Amman Mineral Internasional Tbk.

Di dalam keterbukaan informasi dinyatakan pula bahwa pembelian saham itu tidak bertujuan mempertahankan kendali atas perseroan.

Di sisi lain, saham AMMN ditutup melemah pada sesi perdagangan Rabu (22/7/2026).

Nilai saham AMMN merosot 140 poin atau 3,26% menuju posisi Rp 4.150 per saham.

Walaupun mengalami koreksi dalam satu hari perdagangan, pergerakan saham AMMN tetap membukukan hasil positif selama kurun waktu sebulan ke belakang.

Dalam rentang 30 hari bursa terakhir, saham AMMN secara akumulatif menguat 390 poin atau 10,37%.

Tindakan pembelian saham oleh komisaris di tengah fluktuasi harga kerap menarik perhatian para pelaku pasar sebab mencerminkan optimisme manajemen terhadap prospek jangka panjang perusahaan.

Meski begitu, setiap keputusan penanaman modal senantiasa harus memperhatikan kondisi fundamental emiten serta profil risiko tiap-tiap investor.

Terkini