Kredit Perbankan Tumbuh 13,58%, Ciputra Life Optimistis Raih Premi Asuransi Jiwa

Kredit Perbankan Tumbuh 13,58%, Ciputra Life Optimistis Raih Premi Asuransi Jiwa

MEDIAKEUANGAN.ID — Data Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran kredit perbankan pada Juli 2026 tumbuh 13,58% secara tahunan (year on year/YoY). Angka ini meningkat dibandingkan posisi Juni 2026 yang sebesar 12,67% YoY. Bagi Ciputra Life, pertumbuhan kredit yang dobel digit ini adalah sinyal kuat untuk mendongkrak kinerja premi mereka.

Direktur Utama Ciputra Life Hengky Djojosantoso menjelaskan, lini asuransi jiwa kredit merupakan salah satu pilar utama pendapatan premi perusahaan. "Kabar yang menggembirakan juga pertumbuhan kredit perbankan 13,58% YoY pada Juli 2026, meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar 12,67% YoY. Jadi, dari sisi kredit meningkat, otomatis berkontribusi juga terhadap premi kami, yang mana salah satu pilar pendapatan premi kami dari asuransi jiwa kredit," ungkapnya di Jakarta Selatan, Jumat (21/8).

Kontribusi Besar Asuransi Jiwa Kredit

Sepanjang Semester I-2026, lini asuransi jiwa kredit menopang 70%-75% dari total pendapatan premi Ciputra Life. Porsi tersebut menjadikannya penyumbang terbesar, jauh mengungguli lini corporate solution atau asuransi kesehatan kumpulan untuk korporasi yang berkontribusi 15%-20%.

Dengan pertumbuhan kredit perbankan yang terus meningkat, Hengky meyakini kontribusi lini ini akan semakin kuat. Hal ini didukung oleh ekspansi pasar yang dilakukan perusahaan, tidak hanya bergantung pada satu sektor pembiayaan.

Diversifikasi Pasar di Tengah Perlambatan KPR

Meski kinerja Kredit Pemilikan Rumah (KPR) mengalami perlambatan, Hengky menegaskan hal tersebut tidak berdampak signifikan pada bisnis asuransi jiwa kredit perusahaan. Strategi diversifikasi menjadi kunci untuk tetap tumbuh di tengah dinamika pasar.

"Malah meningkat, karena kami memperluas segmen pasar yang lain. Jadi, kami tidak hanya fokus ke KPR saja, tetapi ada juga kredit yang untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kemudian kredit multiguna, serta ada kredit yang tanpa agunan," tuturnya.

Kendati demikian, KPR tetap menjadi pilar utama pertumbuhan lini ini. Hengky mengamati, perlambatan terjadi pada segmen KPR rumah besar, sementara KPR rumah sederhana justru meningkat, terutama dengan adanya program 3 juta rumah dari pemerintah. "Kami juga sudah bekerja sama dengan bank untuk cover yang program 3 juta rumah itu," ucap Hengky.

Kinerja Keuangan Ciputra Life Semester I-2026

Optimisme Ciputra Life selaras dengan kinerja keuangan yang solid. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, premi yang terkumpul mencapai Rp 387,6 miliar pada Semester I-2026, tumbuh 53% secara tahunan.

Pertumbuhan premi ini diiringi dengan peningkatan pembayaran klaim dan manfaat yang mencapai Rp 107,1 miliar, atau naik 88,9% YoY. Alhasil, perusahaan membukukan laba sebesar Rp 31,13 miliar pada periode yang sama, meningkat 64,45% dibandingkan tahun sebelumnya.

Hingga akhir Juni 2026, ekuitas Ciputra Life tercatat sebesar Rp 286,15 miliar dengan total aset mencapai Rp 1,49 triliun. Kombinasi antara pertumbuhan kredit perbankan yang sehat dan strategi diversifikasi yang tepat menjadi modal bagi perusahaan untuk melanjutkan tren positif ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index