Kompetisi Transaksi Pajak Digital Berhadiah Umrah Digelar di Banjarbaru

Senin, 27 Juli 2026 | 11:00:47 WIB
Ilustrasi Qris (FOTO: NET)

BANJARBARU - Upaya mempercepat proses digitalisasi layanan publik terus digalakkan oleh pemerintah kota melalui peluncuran program kompetisi pembayaran pajak secara elektronik.

Inisiatif yang diinisiasi oleh instansi pengelola pendapatan daerah ini menggandeng pihak bank sentral serta perbankan lokal di sebuah ruang publik yang ramai dikunjungi warga.

Sekretaris daerah setempat dari sumbernya mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mengoptimalkan pendapatan daerah sekaligus membiasakan warga bertransaksi secara modern.

"Melalui kompetisi ini, kami ingin mendorong masyarakat agar semakin terbiasa membayar pajak dan retribusi secara digital. Pembayaran menjadi lebih praktis, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang semakin modern," ujar dari sumbernya mewakili pimpinan eksekutif wilayah tersebut.

Inovasi ini juga melengkapi catatan prestasi pemerintah kota yang sebelumnya sukses menyabet penghargaan bergengsi di bidang digitalisasi keuangan regional.

Masa perlombaan ini dibuka dalam rentang waktu beberapa bulan ke depan bagi seluruh warga yang menggunakan sistem pembayaran cepat dalam melunasi kewajiban fiskal mereka.

Berbagai macam hadiah disiapkan, mulai dari kepingan logam mulia hingga kupon undian utama berupa perjalanan ibadah umrah yang diundi secara transparan.

Setiap transaksi digital yang dilakukan warga akan dikonversi menjadi kupon undian elektronik untuk memperebutkan seluruh hadiah yang telah disediakan.

Pihak pemerintah menegaskan bahwa apresiasi tersebut diberikan guna merangsang kesadaran masyarakat agar senantiasa taat administrasi perpajakan.

Pemasukan dana dari sektor tersebut nantinya dialokasikan kembali untuk membiayai perbaikan jalan raya, fasilitas umum, serta layanan dasar masyarakat lainnya.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, wajib pajak, pelaku usaha, juru parkir, merchant, hingga ASN memanfaatkan pembayaran melalui QRIS karena selain mudah juga memperkuat kemandirian fiskal daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik," kata dari sumbernya.

Terkini