Bupati Magelang Minta Seluruh OPD Genjot PAD demi Perkuat Fiskal Daerah

Jumat, 03 Juli 2026 | 09:19:19 WIB
llustrasi PAD, Sumber: harianhalmahera.

MAGELANG - Pemerintah Kabupaten Magelang tengah berupaya keras mendorong peningkatan pendapatan asli daerah untuk memperkokoh kondisi fiskal.

Bupati Magelang Grengseng Pamuji menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah, khususnya instansi pemungut, untuk mengoptimalkan penyerapan pendapatan asli daerah. Kebijakan ini dipandang krusial dalam memperkuat kemandirian keuangan sekaligus memastikan kelangsungan pembangunan di wilayah Kabupaten Magelang.

Instruksi itu disampaikan dalam pertemuan di Magelang, Jawa Tengah. Menurutnya, kapasitas fiskal pemerintah daerah saat ini sedang menghadapi tekanan menyusul adanya kebijakan penghematan belanja negara serta dinamika keuangan nasional yang memengaruhi kemampuan daerah mendanai pembangunan.

Di samping itu, situasi ekonomi yang belum sepenuhnya bangkit turut memberikan dampak pada perkembangan berbagai sektor usaha yang menjadi pilar setoran pajak daerah. Keadaan ini menuntut pemerintah daerah agar segera merumuskan formula baru dalam mendongkrak pendapatan asli daerah.

Grengseng menyatakan bahwa kemandirian fiskal tidak sekadar dinilai dari volume pendapatan asli daerah yang dihimpun, melainkan juga dari kecakapan pemerintah daerah dalam mendirikan sistem tata kelola pendapatan yang sehat, berkesinambungan, transparan, bertanggung jawab, serta tanggap teknologi.

"Saya meminta setiap Perangkat Daerah untuk menghadirkan inovasi yang konkret, terukur, dan berorientasi pada hasil. Tidak cukup hanya menjalankan rutinitas pemungutan, tetapi juga harus mampu menggali potensi baru," ujarnya.

Sesuai data laporan keuangan daerah, target pendapatan daerah pada tahun 2025 dipatok senilai Rp2,749 triliun. Pada penutupan tahun, capaian realisasinya mampu menyentuh angka Rp2,773 triliun atau setara dengan 100,88 persen dari target awal.

Di sisi lain, realisasi perolehan pendapatan asli daerah tercatat menyentuh angka Rp713,530 miliar atau mencapai 110,02 persen dari target awal yang dibebankan sebesar Rp648,525 miiliar. Hasil tersebut membuktikan bahwa penerimaan sektor pendapatan asli daerah sukses melewati sasaran yang dipatok oleh pemerintah daerah.

Walau mencatatkan performa positif, andil pendapatan asli daerah terhadap pagu total pendapatan daerah baru berkisar pada angka 25,72 persen. Porsi selebihnya masih didominasi oleh pasokan dana transfer dari pemerintah pusat, sehingga intensifikasi pos-pos pendapatan asli daerah tetap menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Magelang.

Grengseng kembali menekankan bahwa kesuksesan dalam mendongkrak capaian pendapatan asli daerah bukan sekadar menjadi beban tugas instansi pemungut semata, melainkan memerlukan kerja sama terpadu dari seluruh jajaran perangkat daerah supaya program penguatan kemandirian fiskal bisa bergulir secara konsisten.

Terkini