MEDIAKEUANGAN.ID — Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Lawu dan Sekitarnya menutup sementara jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu menyusul kebakaran hutan yang meluas dari Magetan ke Ngawi. Penutupan berlaku sejak kebakaran terpantau Senin (14/9/2026) dan berlangsung hingga batas waktu yang belum ditentukan. Luas kawasan terdampak di wilayah Magetan diperkirakan mencapai 9 hektare.
Asper BKPH Lawu Selatan KPH Lawu Ds, Mulyadi, menyatakan penutupan jalur dilakukan demi keselamatan pendaki. Titik api awal terpantau di petak 50+A RPH Bedagung, BKPH Lawu Selatan, wilayah Panekan, Magetan.
Meski api di wilayah Magetan sudah padam, kebakaran disebut menjalar ke kawasan hutan Kabupaten Ngawi. Petugas masih bersiaga memantau pergerakan api seiring cuaca yang sangat kering.
Luas Kawasan Terbakar dan Titik Api di Magetan
Pendataan Perhutani setempat mencatat luas kawasan terdampak di wilayah Magetan sekitar 9 hektare. Area yang terbakar mencakup Petak 50 A1 dan Petak 50 E di RPH Bedagung, BKPH Lawu Selatan.
"Petak yang terbakar di wilayah Magetan itu RPH Bedagung, BKPH Lawu Selatan, Petak 50 A1 dan Petak 50 E, dengan estimasi keluasan kurang lebih 9 hektare. Untuk saat ini wilayah Magetan sudah mati, sudah padam. Api sekarang menjalar ke wilayah Ngawi," kata Mulyadi.
Ia memastikan kondisi api di Magetan telah padam. Namun, potensi kebakaran susulan tetap diwaspadai karena angin dan vegetasi kering bisa memicu titik api baru.
Antisipasi Perluasan Api ke Ngawi
Petugas memperkuat ilaran atau sekat bakar di kawasan perbatasan Magetan-Ngawi. Sekat itu dibuat untuk mencegah api dari arah Ngawi kembali merembet ke wilayah Magetan.
Penyisiran juga dilakukan guna memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran ulang. Posko karhutla di Desa Ngliliran, Kecamatan Panekan, masih disiagakan memantau kondisi lapangan.
Penanganan kebakaran melibatkan Perhutani, BPBD, TNI-Polri, Masyarakat Peduli Api, relawan, dan warga setempat. Kolaborasi lintas instansi ini dinilai penting mengingat wilayah terdampak mencakup dua kabupaten.
Imbauan bagi Calon Pendaki
Mulyadi menegaskan penutupan jalur pendakian berlaku sampai kondisi dinyatakan aman. Pihak berwenang akan mengumumkan pembukaan kembali jalur setelah situasi terkendali.
"Demi keselamatan pendakian, untuk sementara waktu kita tutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan," ujarnya.
Masyarakat dan calon pendaki diimbau tidak memaksakan diri memasuki kawasan Gunung Lawu selama jalur masih ditutup. Perhutani menilai kebakaran di satu titik kawasan bisa mengancam sejumlah jalur pendakian, terutama saat api masih berpotensi bergerak.