BCA Syariah Genjot Dana Murah, CASA Melesat 14,6 Persen Semester I 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:01:54 WIB
Ilustrasi BCA Syariah (FOTO: NET)

JAKARTA - PT Bank BCA Syariah memperkokoh struktur pendanaannya melalui peningkatan penghimpunan dana murah.

Langkah strategi ini terlihat dari laju pertumbuhan current account saving account (CASA) yang melonjak lebih tinggi ketimbang kenaikan dana pihak ketiga (DPK) secara keseluruhan.

Hingga Juni 2026, perolehan DPK BCA Syariah berhasil menyentuh Rp15,4 triliun atau naik 10,2 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Kenaikan tersebut didorong oleh lonjakan CASA yang tumbuh 14,6 persen yoy menjadi Rp6,5 triliun.

Pimpinan perusahaan dari sumbernya menyampaikan bahwa penguatan sektor pendanaan menjadi salah satu pendorong utama kemajuan bisnis perseroan sepanjang paruh pertama 2026.

“BCA Syariah pada semester pertama 2026 tumbuh solid dan berkelanjutan, tercermin dari peningkatan total aset yang didukung oleh pertumbuhan pembiayaan dan dana pihak ketiga,” kata dari sumbernya dalam keterangannya, Selasa (11/8/2026).

Melihat rincian komposisinya, lonjakan dana murah utamanya bersumber dari giro yang melesat 23,2 persen yoy menjadi Rp3,8 triliun.

Di samping itu, porsi tabungan terangkat 4,5 persen yoy hingga mencapai Rp2,7 triliun.

Sementara untuk simpanan deposito mengalami peningkatan 7,2 persen YoY menjadi Rp8,9 triliun.

Pemupukan porsi CASA ini memegang peranan krusial dalam langkah bank memelihara efisiensi beban dana sembari mendorong ekspansi penyaluran pembiayaan.

Pada kurun waktu yang sama, penyaluran pembiayaan BCA Syariah melonjak 20,5 persen yoy menjadi Rp13,6 triliun.

Berbekal tren positif pertumbuhan DPK tersebut, BCA Syariah berkomitmen untuk terus memantapkan fondasi pendanaan serta mempertinggi mutu pembiayaan di masa mendatang.

Tags

Terkini