Dana Nasabah Milyarder BCA Naik 15 Persen Pada Paruh Pertama Tahun 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:45:04 WIB
Ilustrasi Gedung BCA (FOTO: NET)

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melaporkan perolehan dana dari kelompok nasabah kaya masih menunjukkan kinerja positif hingga semester I-2026.

Laporan bank memperlihatkan akumulasi simpanan pada akun yang berisikan saldo di atas Rp 5 miliar melesat 15% secara tahunan (YoY).

Juru bicara perseroan dari sumbernya menuturkan, tak sekadar nilai total simpanannya yang melonjak, kuantitas akun rekening di kelompok tersebut juga terus membesar.

"Hingga Juni 2026, jumlah rekening dengan nilai simpanan di atas Rp 5 miliar tumbuh 8% YoY. Secara total nilai simpanannya juga tercatat naik 15% YoY," ujar dari sumbernya.

Bila diakumulasi, BCA berhasil meraup dana pihak ketiga (DPK) menembus Rp 1.284 triliun hingga Juni 2026, atau naik 7,9% jika dibandingkan periode serupa tahun sebelumnya.

Menurut penuturan dari sumbernya, pertumbuhan perolehan dana tersebut mayoritas digerakkan oleh penambahan saldo giro dan tabungan.

Kondisi tersebut membuat proporsi dana murah atau current account saving account (CASA) konsisten berada di level tinggi, yakni mendekati 84,3% dari keseluruhan DPK.

Dari sumbernya menerangkan, perkembangan dana simpanan sejatinya dipengaruhi oleh beraneka ragam indikator makroekonomi, baik di ranah global maupun dalam negeri.

"Pada umumnya, pertumbuhan simpanan dan dana pihak ketiga akan bergantung pada sejumlah variabel makroekonomi, baik dari kondisi eksternal maupun kondisi domestik," katanya.

Dalam rangka memelihara tren ketersediaan dana, BCA secara berlanjut memperkuat fasilitas bagi seluruh strata pelanggan, termasuk nasabah kaya lewat layanan BCA Solitaire dan BCA Prioritas.

Pihak perseroan juga tidak henti-hentinya menerapkan pola hybrid banking dengan menyatukan platform digital serta kantor cabang fisik agar sanggup menghadirkan pengalaman pelayanan yang makin holistik sesuai keperluan nasabah.

"Mencermati kebutuhan nasabah yang dinamis dan beragam, BCA secara konsisten mengusung konsep hybrid banking untuk memberikan layanan secara holistik, baik di ekosistem online maupun offline. Strategi ini dilakukan untuk mempertahankan posisi di pasar dan senantiasa bertumbuh," jelas dari sumbernya.

Selain langkah tersebut, BCA siap terus meningkatkan nilai layanan wealth management via penyediaan opsi investasi yang makin luas serta pendekatan relationship banking.

Upaya ini ditempuh demi menjaga titik seimbang antara kenaikan akumulasi dana pihak ketiga dengan penekanan biaya pendanaan (cost of fund).

Tags

Terkini