IKPI Sleman Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Perpajakan

Rabu, 01 Juli 2026 | 08:14:16 WIB
Ilustrasi IKPI, Sumber: undana.

SLEMAN - Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Cabang Sleman mendorong adanya peningkatan terhadap kualitas pelayanan perpajakan agar semakin responsif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Langkah ini dilakukan lewat partisipasi aktif mereka dalam kegiatan Forum Komunikasi Publik Tahun 2026 yang digelar oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sleman di kantornya pada Selasa (30/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi sebuah wadah berdialog antara pihak otoritas perpajakan dengan para pemangku kepentingan guna mengulas beragam isu terkini seputar dunia perpajakan. Selain perwakilan dari pengurus cabang, agenda diskusi ini juga dihadiri oleh perwakilan dari KADIN, HIPMI, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, serta sejumlah pelaku dunia usaha.

Sepanjang sesi diskusi berlangsung, para peserta yang hadir memberikan banyak masukan penting mengenai kualitas pelayanan perpajakan, penerapan kebijakan yang paling baru, optimalisasi teknologi digital, hingga pentingnya perluasan edukasi kepada para wajib pajak. Seluruh usulan yang masuk tersebut diharapkan bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi demi menyempurnakan aspek pelayanan publik.

Di sisi lain, perwakilan dari pihak kantor pelayanan juga memaparkan berbagai kebijakan serta langkah strategis yang telah dijalankan demi mendongkrak kualitas tata kelola administrasi perpajakan. Penjelasan tersebut disampaikan secara langsung oleh Kepala Bagian Umum dan Kepatuhan Internal Novi, Kepala Seksi Pelayanan Siswanti, Pemeriksa Pajak Rudy, beserta Lilis selaku perwakilan dari Seksi Pengawasan dan Konsultasi yang menguraikan seputar inovasi serta penguatan pengawasan.

Ketua IKPI Cabang Sleman Hersona Bangun, menyatakan bahwa pelaksanaan forum komunikasi seperti ini bernilai sangat penting sebab mampu menyediakan ruang bagi pemangku kepentingan untuk membagikan pengalaman nyata serta kendala yang ditemukan di lapangan. Dialog yang berjalan secara terbuka dinilai bakal mempermudah otoritas terkait dalam memetakan kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan mutu layanan.

“Sebagai organisasi profesi yang setiap hari berinteraksi dengan wajib pajak, kami melihat masih banyak hal yang dapat terus disempurnakan, baik dari sisi pelayanan, penyampaian informasi, maupun implementasi kebijakan. Forum ini menjadi sarana yang tepat untuk menyampaikan masukan secara langsung dan mencari solusi bersama,” ujar Hersona.

Hersona mengimbuhkan bahwa pelayanan yang responsif tidak hanya diukur dari aspek kecepatan pengerjaan saja, melainkan juga harus didukung dengan adanya kepastian informasi serta kemudahan akses bagi seluruh masyarakat dalam menuntaskan kewajiban perpajakan mereka.

“Kami berharap komunikasi seperti ini terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan adanya umpan balik dari organisasi profesi, dunia usaha, dan akademisi, kualitas pelayanan perpajakan akan semakin adaptif terhadap dinamika yang dihadapi masyarakat,” kata Hersona.

Terkini