Rupiah Pagi Ini Melemah ke Rp17.951 per Dolar AS pada 1 Juli 2026

Rabu, 01 Juli 2026 | 07:57:48 WIB
Ilustrasi Rupiah, Sumber: validnews.

JAKARTA - Nilai tukar mata uang Garuda terhadap Dolar AS kembali menunjukkan tren penurunan pada perdagangan Rabu (1/7/2026). Hingga menjelang pukul 10.00 WIB, pergerakan mata uang Paman Sam terhadap Rupiah berada pada posisi Rp17.951,4 per Dolar AS.

Posisi ini menandakan mata uang domestik mengalami koreksi sebesar 80,7 poin atau sekitar 0,45 persen jika dibandingkan dengan penutupan sebelumnya. Penyusutan nilai ini terus dicermati pelaku pasar lantaran berisiko memberikan dampak langsung pada sektor perdagangan, melonjaknya biaya impor, hingga sentimen penanaman modal.

Dalam aktivitas pasar hari ini, mata uang tanah air terpantau bergerak pada kisaran harian dari Rp17.857 hingga Rp17.982 per Dolar AS. Angka tersebut memperlihatkan posisi mata uang domestik yang kian mendekati batas psikologis Rp18.000 per Dolar AS, sebuah level krusial yang diantisipasi oleh para investor. Sementara itu, perdagangan hari ini dibuka pada level Rp17.870,7 per Dolar AS, setara dengan posisi pada penutupan hari sebelumnya.

Apabila ditinjau secara historis, pelemahan mata uang domestik ini sudah terdeteksi dalam pergerakan jangka menengah maupun panjang. Sepanjang satu minggu terakhir, pergerakan Dolar AS terhadap Rupiah merangkak naik sebesar 0,12 persen, sedangkan dalam kurun waktu satu bulan ke belakang mencatatkan kenaikan sebesar 0,46 persen.

Dalam jangka waktu yang lebih panjang, penguatan Dolar AS terhadap Rupiah semakin terlihat nyata. Pada periode tiga bulan, mata uang asing tersebut menguat 5,72 persen, melonjak 7,66 persen dalam enam bulan terakhir, bahkan menembus angka 10,88 persen dalam akumulasi satu tahun. Indikator ini menegaskan dominasi penguatan mata uang asing terhadap mata uang domestik.

Adapun catatan mengenai batas fluktuasi mata uang domestik terhadap Dolar AS sepanjang 52 minggu ke belakang berada pada rentang harga berikut ini:

Rp16.085 hingga Rp18.197,5 per Dolar AS

Dinamika pergerakan mata uang domestik terhadap Dolar AS ini diproyeksikan tetap menjadi fokus utama para pelaku pasar. Hal ini dikarenakan fluktuasi tersebut memegang peranan penting terhadap pengeluaran impor, aktivitas ekspor-impor global, laju inflasi, serta stabilitas sektor keuangan dalam negeri.

Selain itu, tren pergerakan ini menjadi acuan fundamental bagi pelaku usaha dan pemodal dalam merumuskan kebijakan ekonomi.

Terkini