Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen dengan Target 350 Ribu Unit di 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 13:29:35 WIB
Ilustrasi KPR, Sumber: megasyariah.

JAKARTA - Pemerintah menegaskan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi tetap stabil di angka 5 persen, flat sepanjang masa angsuran. Meskipun BI Rate naik, bunga KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sengaja dipertahankan agar masyarakat berpenghasilan rendah tetap bisa mengakses hunian layak dengan cicilan yang terjangkau.

“Kami memastikan negara hadir dan berpihak kepada rakyat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Walaupun terdapat dinamika ekonomi dan peningkatan BI Rate, bunga FLPP tetap dijaga sebesar 5 persen agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap rumah yang layak dan terjangkau,” ujar pihak terkait, Jumat, 19 Juni 2026.

Kebijakan tenor KPR FLPP hingga 40 tahun sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto kini telah dibahas secara intensif dan siap dijalankan sesuai regulasi. Terkait penyaluran FLPP tahun 2026, realisasi saat ini mencapai 78.277 unit, atau sekitar 22,36 persen dari target tahunan sebanyak 350.000 unit rumah.

Pemerintah bersama Danantara Indonesia juga terus membahas dukungan strategis bagi Program 3 Juta Rumah, termasuk pemanfaatan rumah susun milik BUMN.

Selain itu, Program Gentengisasi untuk meningkatkan kualitas rumah warga kini mulai memperoleh dukungan dari sektor perbankan.

Terdapat pula pembahasan mengenai penyelesaian proyek rumah susun Meikarta, yang mencakup serah terima hibah hingga legalitas tanah. Pemerintah sedang menginisiasi penyusunan Instruksi Presiden sebagai langkah percepatan dalam menyelesaikan berbagai isu strategis di sektor perumahan serta kawasan permukiman.

Terkini