Bank BSN Targetkan Penyaluran 73.700 Unit KPR Subsidi Sepanjang 2026

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:40:51 WIB
Ilustrasi KPR Subsidi Bank BSN, Sumber (NET).

JAKARTA - PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mencatatkan tren positif dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi pada awal tahun 2026. Hingga April 2026, Bank BSN telah merealisasikan pembiayaan skema FLPP mencapai 16.523 unit dengan nilai plafon Rp2,7 triliun.

Melalui capaian ini, Bank BSN berada di posisi kedua nasional dalam penyaluran KPR subsidi dengan pangsa pasar 23,4 persen. Pada segmen syariah, perseroan tampil dominan dengan menguasai 84 persen pangsa pasar atau sebanyak 16.523 unit hunian.

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk meningkatkan realisasi rumah subsidi. Setelah menyalurkan 59.463 unit di tahun 2025, bank kini membidik target sebesar 73.700 unit untuk sepanjang tahun 2026.

“Ini bentuk komitmen Bank BSN untuk mendukung Program 3 Juta Rumah,” ujar Alex usai menerima kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Jakarta pada Rabu 13 Mei 2026.

Menteri PKP Maruarar Sirait memberikan apresiasi dan merasa optimis target tahun ini dapat dicapai oleh Bank BSN. Kesiapan sumber daya manusia serta strategi bisnis yang dimiliki perseroan dinilai menjadi modal utama dalam memperluas pembiayaan properti.

"Untuk target yang 73.700 saya optimis tercapai sesudah melihat langkah-langkah, SDM yang dipersiapkan, juga peta jalan Bank BSN. Bank BSN ini sudah nomor dua sesudah BTN, jadi ini perdana untuk penggarapan Kota Baru nanti," kata Ara.

Selain memperkuat skema FLPP, Bank BSN juga didorong untuk menjalankan Program KUR Perumahan senilai Rp500 miliar. Program tersebut diproyeksikan mulai beroperasi dalam dua bulan ke depan setelah mendapatkan restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Perseroan kini bersiap masuk ke pembiayaan rumah tapak dan rumah susun subsidi sesuai aturan terbaru. Salah satu proyek besar yang direncanakan adalah pengembangan kawasan Kota Baru di Kabupaten Tangerang pada lahan seluas 3 hingga 4 hektare.

"Proses KUR Perumahan akan dijalankan oleh Bank BSN. Persiapannya sudah sangat matang. Nanti juga ada langkah untuk rumah tapak dan rumah susun subsidi yang aturannya sudah dikeluarkan," tambah Alex dalam keterangannya.

Pemerintah juga sedang mengkaji opsi tenor KPR hingga 40 tahun untuk memudahkan pekerja muda memiliki hunian. Alex menegaskan kesiapan bank untuk menjadi pemain utama dalam menyukseskan program kepemilikan rumah secara nasional.

"Bank BSN berkomitmen untuk dapat menyalurkan KPR Subsidi skema FLPP sebanyak 73.700 unit di tahun 2026 ini melalui berbagai inovasi layanan digital dan penguatan kolaborasi dengan ekosistem properti," tutup Alex.

Terkini