Bank Mandiri dan BCA Catat Kenaikan Transaksi Kartu Kredit di 2026

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:40:15 WIB
Ilustrasi kartu kredit, Sumber (NET).

JAKARTA - Sektor bisnis kartu kredit perbankan tetap menunjukkan tren pertumbuhan yang positif sepanjang kuartal I-2026. Capaian ini dipicu oleh kondisi daya beli masyarakat yang tetap stabil serta adopsi transaksi digital yang kian meluas.

Faktor pendukung lainnya adalah masifnya penawaran program promo dan fitur cicilan dari pihak perbankan. Skema ini dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan konsumsi harian secara lebih fleksibel.

Mengacu pada data terkini dari Bank Indonesia (BI), total volume transaksi kartu kredit selama dua bulan pertama tahun 2026 mencapai angka 87,66 juta transaksi.

Secara tahunan, jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 10,32 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

Jika dilihat dari sisi nilai, nominal transaksi kartu kredit menyentuh angka Rp 82,17 triliun, atau melonjak 14,79 persen secara year on year (yoy).

Statistik ini mempertegas bahwa penggunaan instrumen pembayaran nontunai semakin membudaya di tengah masyarakat.

Salah satu bank besar, PT Bank Mandiri, membukukan pertumbuhan transaksi kartu kredit mencapai 25 persen secara tahunan pada kuartal I-2026. Di saat yang sama, baki debet kartu kredit juga ikut terkerek naik sebesar 10,1 persen yoy.

“Pertumbuhan ini mencerminkan masih terjaganya daya beli masyarakat, khususnya pada segmen nasabah konsumtif dan kelas menengah,” ujar VP Credit Cards Group Bank Mandiri Agus Hendra Purnama.

Menurut Agus, performa ini juga disokong oleh peningkatan kualitas layanan dan tingginya minat nasabah terhadap berbagai promo yang tersedia.

Fitur cicilan yang mudah juga mempermudah nasabah dalam mengelola kebutuhan konsumsi serta gaya hidup mereka.

Bank Mandiri menyatakan optimisme bahwa bisnis kartu kredit akan terus bergerak positif hingga akhir 2026. Hal tersebut sejalan dengan penetrasi transaksi digital yang kuat dan pemulihan aktivitas ekonomi secara menyeluruh.

Sebagai langkah strategis, Bank Mandiri terus memperkuat ekosistem pembayaran digital lewat integrasi di aplikasi Livin’ by Mandiri.

Inovasi ini termasuk penyediaan fitur pembayaran menggunakan QRIS untuk memfasilitasi kebutuhan nasabah.

Terkait kualitas aset, Agus memastikan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) tetap berada di level aman. “Kondisi ini didukung strategi akuisisi nasabah yang lebih selektif dan terarah,” katanya.

Performa serupa juga ditunjukkan oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang mencatatkan pertumbuhan bisnis kartu kredit secara konsisten. Tren transaksi di bank swasta terbesar nasional ini terlihat semakin menguat.

Executive Vice President (EVP) BCA Hera F. Haryn menjelaskan bahwa outstanding pinjaman konsumer lainnya naik 6,8 persen yoy menjadi Rp 25,1 triliun. “Transaksi kartu kredit BCA menunjukkan tren pertumbuhan yang positif,” ujar Hera.

Ia menambahkan, capaian positif tersebut merupakan hasil dari inovasi layanan yang berkelanjutan serta penguatan saluran digital. Kini, calon nasabah bahkan bisa mengajukan pembuatan kartu kredit secara daring melalui aplikasi myBCA.

BCA menyediakan beragam varian produk kartu kredit, mulai dari BCA Everyday Card hingga American Express, guna menjangkau berbagai lapisan segmen nasabah dengan preferensi yang berbeda-beda.

Mengenai risiko kredit, Hera memastikan rasio NPL kartu kredit tetap terkendali. Hal ini berkontribusi pada terjaganya total NPL bank secara keseluruhan di level 1,8 persen hingga saat ini.

Di sisi lain, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) juga melaporkan kenaikan transaksi kartu kredit pada kuartal I-2026 sebesar 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi menilai pencapaian ini adalah bukti kepercayaan nasabah.

“Capaian ini mencerminkan kepercayaan nasabah yang terus tumbuh terhadap produk dan layanan yang kami tawarkan,” ujar Noviady.

Menurutnya, aktivitas belanja selama momen libur Lebaran menjadi motor penggerak utama pertumbuhan transaksi. Hingga saat ini, total kartu kredit CIMB Niaga yang telah beredar secara nasional telah melampaui angka 3 juta kartu.

Terkini