MEDIAKEUANGAN.ID — Gejala awal baterai motor listrik yang mulai menurun kualitasnya sering kali luput dari perhatian pemilik kendaraan. Perubahan performa biasanya baru terasa setelah motor dipakai dalam kurun waktu tertentu, dan tanda paling jelas justru muncul dari respons mesin saat digas, bukan dari tampilan indikator baterai di dashboard.
Alfian, pemilik bengkel spesialis motor listrik AD Service Solo, menyebutkan bahwa penurunan kecepatan maksimal adalah sinyal paling umum yang dikeluhkan pemilik. Ia mencontohkan motor yang biasanya mampu melaju hingga 35 km/jam dalam kondisi baterai penuh, tiba-tiba hanya mampu mencapai 30 km/jam atau bahkan 25 km/jam.
"Biasanya setelah 7 bulan atau 1 tahun pemakaian itu, pasti kendaraannya saat digas yang biasanya kecepatannya bisa katakanlah maksimal 35. Nah ini baterai full, di gas dia kecepatannya berkurang. Jadi agak lemot jadi 30 kadang 25," kata Alfian kepada Kompas.com.
Jangan Terlalu Percaya pada Indikator Baterai di Panel Setang
Banyak pengguna motor listrik mengandalkan panel indikator digital untuk memantau kondisi baterai. Padahal, menurut Alfian, indikator tersebut hanya menunjukkan level tegangan secara umum dan tidak mampu mendeteksi penurunan kualitas sel baterai secara akurat. Gejala seperti motor terasa "lemot" saat tanjakan atau kecepatan maksimal yang berkurang justru menjadi deteksi dini yang jauh lebih krusial.
"Nah itu tanda-tanda baterai sudah mulai ke drop," ucap Alfian menegaskan.
Pemeriksaan Tegangan Sel Baterai untuk Deteksi Kerusakan Lebih Dini
Untuk memastikan kondisi baterai, pemeriksaan teknis di bengkel resmi atau spesialis menjadi langkah yang disarankan. Pengukuran tegangan pada tiap sel baterai perlu dilakukan agar komponen yang rusak bisa diidentifikasi sejak awal.
Langkah pengujian ini penting untuk mencegah kerusakan yang lebih meluas pada sistem kelistrikan motor. Jika salah satu sel baterai dibiarkan dalam kondisi drop, sel lain akan bekerja lebih berat dan berpotensi mempercepat penurunan kualitas keseluruhan pack baterai.
Bagi pemilik motor listrik yang merasakan gejala serupa, pemeriksaan berkala di bengkel spesialis menjadi investasi jangka panjang. Penanganan sejak dini tidak hanya menjaga performa motor tetap optimal, tetapi juga menghindari biaya penggantian baterai yang jauh lebih mahal dibandingkan biaya perawatan rutin.