Bina 28 Desa, BCA Dorong Ekspor UMKM dan Buka Ribuan Lapangan Kerja

Selasa, 01 September 2026 | 11:47:53 WIB
BCA Perkuat UMKM Desa untuk Perluas Akses Pasar dan Ekspor (FOTO: NET)

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk menegaskan komitmen perusahaan dalam mempercepat potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta masyarakat pedesaan.

Melalui penyelenggaraan Desa Bakti BCA Community Forum 2026, bank swasta terbesar di Indonesia ini berfokus meningkatkan kapasitas usaha, memperluas jangkauan pasar, hingga mendorong penetrasi ekspor produk UMKM binaan.

Acara yang digelar pada 25–27 Agustus 2026 ini menjadi simpul temu strategis antara pihak BCA, pengurus Desa Bakti BCA, pelaku UMKM, jajaran pemerintah, dan para mitra.

Selain menjadi sarana evaluasi efektivitas program, forum ini dirancang untuk membuka peluang sinergi baru.

"Pengembangan desa wisata dan UMKM membutuhkan kolaborasi yang konsisten antara berbagai pihak. Mulai dari penguatan kapasitas masyarakat, pengembangan produk, hingga perluasan akses pasar," tegas dari sumbernya di Jakarta, Minggu (30/8/2026).

Sampai saat ini, rekam jejak program Bakti BCA telah menjangkau 28 desa dengan pelbagai pilar fokus, mencakup pengembangan desa wisata berkelanjutan, pemberdayaan UMKM lokal, hingga revitalisasi komoditas kebun kopi.

Demi menunjang keberlanjutan program, tidak kurang dari 200 modul pelatihan telah disiapkan bagi masyarakat desa.

Dampak nyata dari pendampingan ini terlihat dari penyerapan 1.593 tenaga kerja di kawasan desa binaan serta pembinaan kepada lebih dari 5.000 pelaku UMKM.

Malahan, program pemberdayaan ini sukses mencatatkan estimasi potensi nilai ekspor produk UMKM binaan sampai menembus angka Rp110,9 miliar.

Dari sumbernya menekankan bahwa forum ini menjadi wadah krusial untuk mengasah keahlian sekaligus memperluas jejaring para penggerak ekonomi desa.

"Desa Bakti BCA Community Forum menjadi ruang bagi kami untuk terus belajar bersama, mengevaluasi program, dan memperkuat kapasitas para penggerak desa wisata maupun pelaku UMKM," jelas dari sumbernya.

Selama gelaran forum berlangsung, para peserta dibekali materi kepemimpinan, strategi regenerasi pengurus desa wisata, diversifikasi produk UMKM, sampai pemanfaatan teknologi digital guna menembus pasar yang lebih luas.

Bukan cuma itu, BCA turut menyisipkan agenda benchmarking demi mengenalkan praktik pelestarian lingkungan hidup dan tata kelola usaha berbasis kebutuhan lokal.

Seluruh rangkaian program ini menempatkan penguatan sumber daya manusia, kelembagaan, promosi, dan akses pasar sebagai pilar utama pemberdayaan ekonomi daerah.

Saat ini, cakupan jangkauan Program Bakti BCA telah tersebar luas melintasi Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, hingga Maluku.

Beberapa desa yang berada di bawah naungan pembinaan BCA pun berhasil menyabet beragam kejuaraan di tingkat nasional maupun internasional.

Tags

Terkini