KOTA GORONTALO - Kepala Dinas Sosial kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Gorontalo dari sumbernya menuturkan Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) triwulan II tahun anggaran 2026 berfungsi sebagai ajang pemantauan guna menjamin pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai sasaran, tepat peruntukan, dan membawa dampak positif bagi warga.
“Rakorev ini menjadi momentum untuk melihat capaian program, mengidentifikasi kendala, serta melakukan perbaikan dan percepatan,” ujar dari sumbernya, Sabtu (29/8/2026).
Dari sumbernya menandaskan, kesiapannya untuk menyokong kebijakan Gubernur Gorontalo dari sumbernya dan Wagub dari sumbernya, terutama pada sektor sosial, kependudukan, serta pencatatan sipil.
Pada forum rakorev yang digelar hari Kamis bawah arahan gubernur, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Gorontalo dari sumbernya, mengabarkan penyerapan tersebut kembali menunjukkan akselerasi per 26 Agustus 2026 yang terbuktikan menyentuh 65,27 persen atau setara Rp6,3 triliun.
Berdasarkan penilaiannya, perolehan penyerapan tersebut amat bagus serta telah berada pada jalur yang tepat.
Pada kesempatan terdahulu, gubernur mengutarakan bahwa Rakorev berfungsi sebagai sarana menilai efektivitas agenda nasional maupun daerah.
Pihaknya menggarisbawahi perlunya penyelarasan antara pemerintah daerah dan pusat supaya bantuan APBN memberikan imbas nyata bagi pembangunan serta taraf hidup warga.
Agenda Rakorev tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur dari sumbernya, Sekda dari sumbernya, jajaran pimpinan OPD, instansi vertikal, beserta utusan pemerintah .