Transaksi BI-FAST BCA Menembus 1,26 Miliar Mencapai Rp3.536 Triliun

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:48:54 WIB
Ilustrasi my BCA (FOTO: NET)

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk atau BCA membukukan transaksi lewat kanal BI-FAST mendekati angka 1,268 miliar kali selama paruh pertama 2026.

Nominal dana yang diproses via jaringan BCA tersebut menyentuh angka Rp 3.536 triliun.

Perwakilan manajemen BCA menyampaikan, maraknya aktivitas transfer BI-FAST ikut menyumbang efek positif bagi perolehan pendapatan imbalan dan komisi perusahaan sepanjang semester awal tahun ini.

Walau begitu, BCA tidak membeberkan secara detail porsi sumbangan BI-FAST pada penerimaan tersebut.

Sebagai pembanding, perolehan fee dan komisi BCA pada semester I 2026 melonjak 11,2% secara tahunan menjadi Rp 11 triliun.

“Transaksi BI-FAST yang diproses melalui sistem BCA turut berkontribusi secara positif terhadap pendapatan fee dan komisi perseroan pada semester I 2026,” ujar dari sumbernya.

Berdasarkan keterangannya, pesatnya pertumbuhan operasional BI-FAST disokong oleh peningkatan keandalan sarana dan peluncuran beragam fasilitas baru.

Di antara fasilitas tersebut yaitu layanan transfer masal serta sistem penagihan otomatis.

Pihak lembaga keuangan ini mengharapkan jumlah transaksi via BI-FAST konsisten melesat berbarengan dengan penerapan sistem itu di seluruh saluran BCA.

Eskalasi aktivitas ini juga diproyeksikan berlanjut selaras dengan tingginya tuntutan digitalisasi dalam mekanisme pembayaran.

Manajemen menegaskan bahwa BCA bakal terus memperkokoh ekosistem keuangan lewat perbaikan kualitas layanan dan pembaruan sarana teknologi informasi.

Upaya tersebut dilaksanakan guna menjamin keandalan dan keamanan seluruh fasilitas lalu lintas uang digital perbankan.

Pembenahan sarana dan fasilitas transaksi elektronik juga diharapkan sanggup mendongkrak mutu pelayanan sekaligus memacu kenaikan volume lalu lintas pembayaran digital BCA.

“BCA senantiasa berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem finansial, melakukan penyempurnaan, dan terus memodernisasi infrastruktur teknologi informasi yang dimiliki,” kata dari sumbernya.

Seiring melonjaknya utilisasi BI-FAST dan sarana transaksi elektronik, BCA memandang prospek pemanjangan arus pembayaran digital tetap cerah sejalan dengan pergeseran kebiasaan nasabah dan kebutuhan publik atas sarana pembayaran yang cepat serta praktis.

Tags

Terkini