Rupiah Berpotensi Menguat ke Rp17.250 per Dolar AS pada 8 Mei 2026

Jumat, 08 Mei 2026 | 15:25:10 WIB
Mata uang rupiah dan dolar AS, investor.id (NET)

JAKARTA - Pergerakan mata uang Garuda terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terpantau menunjukkan kinerja positif pada transaksi perdagangan Kamis (7/5/2026).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot merangkak naik 0,31 persen secara harian menuju level Rp17.333 per dolar AS.

Sejalan dengan itu, merujuk kurs Jisdor Bank Indonesia (BI), mata uang rupiah pun menguat 0,24 persen secara harian ke posisi Rp17.362 per dolar AS.

Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong, memaparkan bahwa kenaikan ini didorong oleh harapan tercapainya perdamaian antara Iran dan AS dalam waktu dekat.

Normalisasi akses Selat Hormuz menjadi faktor positif yang diharapkan dapat menjaga konsistensi penguatan rupiah.

"Apabila hal ini terjadi, rupiah berpotensi kembali terus menguat ke depannya," ujar Lukman saat memberikan keterangan pada Kamis (7/5/2026).

Laju rupiah esok hari akan dipengaruhi oleh publikasi data cadangan devisa domestik serta laporan tenaga kerja Non-Farm Payroll (NFP) dari Amerika Serikat.

Lukman memproyeksikan pada Jumat (8/5/2026), rupiah akan bergerak fluktuatif pada kisaran Rp17.250 sampai Rp17.400 per dolar AS.

Analis Mata Uang, Ibrahim Assuaibi, juga berpendapat bahwa penguatan ini didukung oleh indikasi deeskalasi konflik yang nyata di Timur Tengah.

Pihak Gedung Putih tengah menunggu jawaban positif dari Iran mengenai poin-poin kesepakatan damai dalam waktu 48 jam ke depan.

"Adanya optimisme atas kemungkinan berakhirnya perang di Timur Tengah," kata Ibrahim menjelaskan kondisi pasar saat ini.

Fokus pelaku pasar saat ini tertuju pada rilis data klaim pengangguran awal serta pidato para pejabat teras Federal Reserve (The Fed).

Laporan sektor ketenagakerjaan AS periode April yang akan dirilis Jumat bakal menjadi landasan bagi The Fed dalam menentukan kebijakan suku bunga.

Ibrahim memprediksi rupiah akan menutup perdagangan esok hari dengan penguatan di rentang Rp17.300 hingga Rp17.340 per dolar AS.

Terkini