Pertamina Komit Distribusi SAF untuk Penerbangan Lebih Ramah Lingkungan

Minggu, 27 Oktober 2024 | 11:17:04 WIB

Bali – PT Pertamina memperkuat peranannya dalam mendukung transisi energi di sektor penerbangan melalui distribusi Sustainable Aviation Fuel (SAF). Dalam ajang Bali International Airshow 2024 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Pertamina menyalurkan SAF kepada maskapai nasional Citilink sebagai bentuk komitmen bersama terhadap peta jalan SAF yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarives).

Penyaluran SAF ini menunjukkan komitmen Pertamina dalam menyediakan bahan bakar berkelanjutan bagi industri penerbangan, sejalan dengan upaya global untuk mengurangi emisi karbon dan mencapai target dekarbonisasi.

“Momen bersejarah penyaluran pertama SAF di Bandara Ngurah Rai ini menandakan bahwa Indonesia siap beradaptasi dengan tuntutan bauran energi di industri penerbangan internasional. Saat ini, SAF menjadi solusi jangka menengah bagi penerbangan untuk menekan jejak karbon tanpa perlu mengubah pesawat, infrastruktur bandara, atau rantai pasokan bahan bakar jet,” jelas Riva Siahaan, Direktur Utama PT Pertamina.

Pertamina SAF telah memenuhi berbagai standar internasional, termasuk sertifikasi International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) untuk program Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA) dan Renewable Energy Directive-European Union (RED-EU). Pertamina juga memastikan bahwa SAF ini aman digunakan dan memenuhi standar American Society of Testing and Materials (ASTM), serta terdaftar sebagai Corsia Eligible Fuel (CEF) oleh International Civil Aviation Organization (ICAO).

“Langkah maju menuju penerbangan berkelanjutan ini mampu mengurangi emisi karbon dari bahan bakar fosil, sebab Pertamina SAF merupakan campuran dari bahan baku terbarukan seperti minyak jelantah (Used Cooking Oil/UCO),” tambah Riva.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Citilink Indonesia, Dewa Rai, menyatakan bahwa kerja sama dengan Pertamina merupakan langkah strategis bagi Citilink dalam mendukung pengurangan emisi karbon, khususnya di sektor penerbangan yang krusial bagi kelestarian lingkungan.

“Komitmen kami untuk mengurangi emisi karbon sepenuhnya didukung oleh Pertamina. Kami berharap, di masa mendatang Pertamina akan semakin meningkatkan penggunaan SAF, guna memperkuat keberlanjutan industri penerbangan, baik di Indonesia maupun secara global,” ujar Dewa Rai.

Dewa Rai juga menjelaskan bahwa pada tahap awal kerja sama ini, Citilink berhasil melakukan uplifting SAF sebanyak 30 KL untuk kegiatan empat hari selama Bali International Airshow 2024. Langkah ini merupakan pencapaian awal yang menandakan potensi besar SAF sebagai bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan bagi masa depan penerbangan.

VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyampaikan bahwa setelah sebelumnya bermitra dengan maskapai internasional, kini Pertamina juga memasarkan SAF kepada maskapai nasional untuk mendorong penggunaan SAF di tanah air.

“Jika sebelumnya Pertamina telah mendistribusikan SAF kepada Virgin Australia Airlines, kini dengan Citilink. Harapannya, ke depan SAF akan semakin diminati dan mampu memberikan dampak positif dalam pengurangan emisi karbon pada industri aviasi, baik di Indonesia maupun di tingkat global,” jelas Fadjar.

Terkini