IHSG Menguat ke Level 5.709 Dipicu Sinyal Kebijakan Suku Bunga The Fed

IHSG Menguat ke Level 5.709 Dipicu Sinyal Kebijakan Suku Bunga The Fed
Ilustrasi IHSG, Sumber: katadata.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (2/7/2026). Penguatan terjadi di tengah pelaku pasar yang masih mencermati arah kebijakan suku bunga bank sentral global, terutama The Federal Reserve (The Fed).

Mengacu pada data pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 14,72 poin atau 0,26% ke level 5.709,84. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 ikut menguat 2,57 poin atau 0,46% ke posisi 559,32.

Secara teknikal IHSG masih berpeluang menguat, meski ruang kenaikannya diperkirakan terbatas. “Berdasarkan analisis teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance di kisaran 5.320-5.735. Potensi koreksi masih berpotensi terjadi, tetap hati-hati,” ujar Nico dalam risetnya, Kamis (2/7/2026).

Meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan. Kondisi tersebut mendorong imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS tidak kembali naik, bahkan cenderung turun.

Bank sentral AS juga menilai lonjakan inflasi yang terjadi pada tahun sebelumnya hanya bersifat sementara.

Penurunan harga energi dan bensin, ditambah kabar mengenai kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran, turut membantu meredakan tekanan inflasi.

Meski demikian, pelaku pasar tetap diminta mewaspadai potensi koreksi di tengah masih tingginya ketidakpastian ekonomi global.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index