MEDIAKEUANGAN.ID — Pemberian akses pengelolaan hutan kepada masyarakat tidak serta-merta tanpa syarat. Menteri Kehutanan Raja Antoni menegaskan bahwa izin yang diberikan harus dibarengi tanggung jawab menjaga kelestarian kawasan, terutama dari ancaman karhutla.
“Ini bagian dari kebijakan kita agar hutan lestari tapi tetap bisa diakses oleh masyarakat sekitarnya, sekaligus menjadi cara kita mengelola konflik dan memberikan penanggung jawab yang jelas di kawasan tersebut,” kata Raja Antoni dilansir Antara, Jumat (28/8/2026).
Luas Lahan dan Jumlah Penerima Manfaat
Dua kelompok penerima terbesar berada di Kabupaten Berau dan Kutai Timur. LPHD Lobang Beloh mendapatkan area seluas 4.962 hektare yang mencakup 85 kepala keluarga (KK), sementara LPHD Tebangan Lembak Dulun Batu Mate di Kutai Timur memperoleh 4.693 hektare untuk 138 KK.
Empat kelompok lainnya tersebar di berbagai titik. KTH Pilinjau Lestari Squad mendapat 28 hektare untuk 23 KK, KTH Sungai Alun Lestari di Bulungan seluas 1.350 hektare untuk 90 KK, LD Mara Satu di Bulungan 748 hektare untuk 475 KK, serta LD Mara Hilir seluas 152 hektare untuk 212 KK.
Ancaman Pencabutan Izin
Raja Antoni menyampaikan peringatan keras kepada para penerima izin. Ia menekankan bahwa kawasan yang diberikan tidak boleh menjadi pusat munculnya api.
“Pesan saya sama, jangan sampai tempat Bapak justru menjadi pusat api, nanti dengan berat hati SK-nya saya cabut,” tegasnya.
Ia juga berpesan agar lahan yang dikelola tidak hanya dijaga dari kebakaran, tetapi juga dimanfaatkan secara produktif. “Mohon dijaga dari kebakaran dan jadikan lahan produktif,” ujarnya.
Ancaman El Nino dan Pemicu Karhutla
Di tengah ancaman fenomena El Nino yang sangat kuat, seluruh pihak diminta ikut menjaga kawasan hutan. Masyarakat diingatkan untuk tidak melakukan land clearing atau aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran.
Hal sederhana seperti membuang puntung rokok sembarangan juga disebut bisa menjadi pemicu munculnya api. Menjaga kawasan dari karhutla menjadi tanggung jawab bersama setelah izin resmi diberikan.