MEDIAKEUANGAN.ID — Kepastian jumlah kontingen diumumkan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) pada Sabtu (1/8/2026). Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari menyebut penetapan 432 atlet dari 35 cabang olahraga (cabor) ini merupakan hasil evaluasi bersama Kemenpora, Komisi Sport KOI, dan federasi cabor terkait kesiapan atlet serta peluang prestasi.
Jumlah ini lebih besar dari partisipasi Indonesia di Hangzhou 2022 yang mengirim 415 atlet dari 31 cabor. Namun, target medali emas justru dipangkas pemerintah menjadi hanya empat emas—angka yang dinilai Kemenpora lebih realistis ketimbang torehan tujuh emas dua tahun lalu.
Anggaran Pelatnas Sempat Terhambat, Kini Digelontorkan Rp 222 Miliar
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengumumkan tambahan anggaran pelatnas pada Rabu (12/8/2026). Awalnya dana yang tersedia hanya Rp 81 miliar, lalu naik ke Rp 127 miliar setelah penyisiran anggaran, dan kini mencapai Rp 222 miliar setelah tambahan Rp 95 miliar.
Penambahan ini menjadi kabar lega bagi atlet yang selama ini bersiap dalam kondisi serba terbatas. Sejak Mei lalu, efisiensi anggaran memaksa sejumlah cabor memulangkan sebagian atlet, membatalkan pemusatan latihan luar negeri, hingga memangkas jadwal uji coba.
Ketua Kontingen Minta Atlet Tak Pusingkan Akomodasi di Jepang
Ketua Kontingen (CdM) Indonesia Todotua Pasaribu meminta para atlet fokus pada latihan dan tidak memikirkan hal-hal di luar teknis perlombaan. Ia menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi pelatnas panjat tebing di Hotel Santika Premiere Kota Harapan Indah, Bekasi, Senin (27/7/2026)—kunjungan kedelapan dalam rangkaian pemantauan persiapannya.
"Kalian fokus berlatih, tugas kami memikirkan hal-hal di luar teknis. Latihan seintensif mungkin, jangan terganggu hal-hal dari luar," ujar Todotua kepada para atlet panjat tebing.
Bulu Tangkis Target Satu Emas, Andalkan Beregu Putra dan Ganda Putra
Setelah gagal meraih medali di Hangzhou 2022, bulu tangkis menargetkan satu emas di Aichi-Nagoya 2026. Peluang utama ada di nomor beregu putra, meski ganda putra juga menunjukkan perkembangan menjanjikan.
"Sesuai hasil diskusi dan peninjauan dengan Kemenpora, bulu tangkis ditargetkan mendapat satu emas dan peluang ada di beregu putra. Namun, dari perkembangan terakhir, ganda putra menunjukkan grafik yang baik. Jadi, peluang ada pada dua nomor itu," kata Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian di pelatnas Cipayung, Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Panahan Andalkan Visualisasi di Tengah Persiapan yang Tidak Ideal
Tim panahan Indonesia menghadapi persiapan yang jauh dari sempurna. Pemusatan latihan nasional sempat terputus dan uji coba minim. Para atlet pun mengandalkan kekuatan pikiran, terutama teknik visualisasi, untuk tetap tampil maksimal di Jepang.
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung kurang dari sebulan lagi, tepatnya 37 hari setelah pengumuman anggaran terbaru. Seluruh cabor diharapkan memanfaatkan sisa waktu untuk mematangkan persiapan teknis di tengah tantangan logistik yang ada.