Pasar Kondusif Suku Bunga Bank Indonesia Diproyeksi Tetap 5,75 Persen

Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:54:23 WIB
Ilustrasi Logo BI (FOTO: NET)

JAKARTA - Bank sentral diproyeksikan tidak akan mengubah tingkat suku bunga acuan 5,75% pada Rapat Dewan Gubernur mendatang.

"Proyeksi BI Rate akan menahan (di level 5,75%)," ujar dari sumbernya, Minggu (16/8/2026).

Kebijakan menahan suku bunga ini sangat selaras dengan kondisi iklim investasi yang semakin stabil.

Arus modal investor mulai masuk kembali ke pasar negara berkembang seperti Indonesia.

Hal ini dibuktikan oleh melandainya imbal hasil obligasi pemerintah serta penguatan nilai tukar mata uang domestik.

Imbal hasil instrumen SBN durasi 10 tahun terpantau bergerak turun ke kisaran 7,21% di pertengahan Agustus 2026.

Pergerakan ini membaik setelah sebelumnya berada di kisaran 7,29% sampai 7,37% pada penutupan Juli 2026.

Di sisi lain, publik menyaksikan pelemahan data ketenagakerjaan dan inflasi di Amerika Serikat.

Sektor riil di dalam negeri pun dilaporkan sedang mengalami penurunan performa.

Demi mempertahankan tren positif nilai tukar rupiah, bank sentral diimbau menyajikan imbal hasil menarik pada instrumen SRBI.

Prospek mata uang rupiah diperkirakan bertahan stabil dan cenderung menguat sepanjang bulan ini.

"Rupiah dalam jangka pendek Agustus akan relatif stabil menguat karena faktor eksternal seperti yang kami sebutkan di atas plus pengaruh musiman menurunnya outstanding pembayaran utang dan jatuh tempo SBN dan SRBI," jelas dari sumbernya.

Tags

Terkini