Harga Tiket Pesawat Domestik Masih Mahal Meski Ada Stimulus Pajak

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:11:50 WIB
Ilustrasi Tiket Pesawat, Sumber: beautyjournal.

JAKARTA - Harga tiket pesawat domestik terpantau masih tinggi pada hari ini, Sabtu, 18 Juli 2026, meskipun masa pemberian stimulus pajak dari pemerintah telah bergulir. Kondisi ini terus memicu keluhan dari masyarakat pengguna jasa transportasi udara di berbagai rute tanah air.

Hingga pertengahan Juli ini, upaya menekan biaya penerbangan belum membuahkan hasil yang signifikan bagi konsumen. Hal tersebut memicu pertanyaan di kalangan publik mengenai efektivitas kebijakan yang telah diimplementasikan oleh otoritas terkait.

Berdasarkan data yang dihimpun dari pelaku industri, guyuran stimulus Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah atau PPN DTP belum mampu memangkas harga tiket secara drastis. Kebijakan ini sebelumnya diharapkan menjadi solusi instan bagi pembeli.

Pemerintah sendiri telah mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk program ini sejak awal tahun. Stimulus ini menyasar berbagai momentum libur panjang guna menjaga daya beli masyarakat di sektor pariwisata dan transportasi.

Merujuk laporan evaluasi industri penerbangan, pemerintah meluncurkan stimulus PPN DTP selama 60 hari pada periode 25 April hingga 23 Juni 2026. Anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut mencapai Rp2,6 triliun melalui kementerian terkait.

Selanjutnya, pemerintah kembali memberikan dukungan serupa demi mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa libur sekolah yang berlangsung sejak 24 Juni sampai 5 Juli 2026. Anggaran tambahan yang digelontorkan tercatat sebesar Rp472,73 miar.

Dukungan dana ratusan miliar rupiah pada masa libur sekolah tersebut ditargetkan dapat menyasar sebanyak 2,3 juta penumpang maskapai domestik. Namun, setelah periode stimulus tersebut berakhir, grafik harga tiket di pasaran kembali merangkak naik.

Pemangkasan komponen pajak ini dinilai belum menyentuh akar masalah utama dari tingginya beban operasional maskapai penerbangan nasional, seperti harga bahan bakar avtur dan biaya pemeliharaan komponen pesawat. Harga komoditas dan jasa penerbangan dapat berfluktuasi sewaktu-waktu.

Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah serta maskapai terkait. Tingginya harga tiket pesawat terbang berimbas langsung pada pergeseran preferensi moda transportasi masyarakat.

Sejumlah penumpang kini mulai beralih menggunakan moda transportasi laut untuk perjalanan antarpulau. Fenomena perpindahan ini mencatatkan dampak positif bagi penyedia jasa pelayaran nasional.

Salah satunya terlihat pada operasional kapal penumpang yang mengalami lonjakan keterisian keterwakilan rute luar pulau. Kenaikan harga tiket pesawat membawa dampak positif bagi Pelni Pontianak.

Badan usaha milik negara di bidang pelayaran tersebut mencatat adanya tren kenaikan jumlah penumpang yang signifikan akhir-akhir ini. Banyak warga yang akhirnya memilih naik kapal pelni saat tiket pesawat mahal demi menghemat pengeluaran perjalanan mereka.

Pihak otoritas pelabuhan dan Pelni pun mulai meningkatkan frekuensi pengawasan serta kualitas pelayanan di atas kapal. Untuk memberikan gambaran jelas mengenai intervensi pemerintah terhadap harga tiket sepanjang tahun berjalan ini, berikut adalah rincian data stimulus yang telah dialokasikan:

Periode pelaksanaan 25 April hingga 23 Juni 2026 memiliki alokasi anggaran sebesar Rp2,6 triliun. Periode pelaksanaan 24 Juni hingga 5 Juli 2026 memiliki alokasi anggaran Rp472,73 miliar dengan target 2,3 juta orang penumpang.

Hingga saat ini, para pelaku industri penerbangan domestik dan asosiasi terkait masih terus melakukan koordinasi bersama Kementerian Perhubungan untuk mencari skema alternatif baku jangka panjang. Evaluasi tarif batas atas dan batas bawah kini menjadi salah satu opsi yang terus dikaji oleh pemerintah.

Terkini