Harga Emas Batangan Antam UBS dan Galeri24 Naik pada 20 Mei 2026

Rabu, 20 Mei 2026 | 13:48:47 WIB
Ilustrasi Emas Batangan Antam UBS, Sumber: suarasurabaya.

JAKARTA - Nilai jual komoditas emas batangan kembali merangkak naik pada pelaksanaan transaksi perdagangan hari Rabu, 20 Mei 2026. Untuk produk cetakan Antam dengan ukuran berat 1 gram, kini telah menyentuh angka Rp2.887.000.

Sementara itu, untuk produk logam mulia cetakan UBS dipatok pada level Rp2.845.000 per gram dan untuk cetakan jenis Galeri24 dipasarkan dengan harga nominal sebesar Rp2.782.000 per gram.

Tren peningkatan nilai jual ini juga ikut berimbas pada variasi ukuran denominasi lainnya. Pada ukuran terkecil, yakni 0,5 gram, produk Antam dilepas seharga Rp1.496.000, cetakan UBS dihargai Rp1.538.000, sedangkan Galeri24 dijual Rp1.460.000.

Bagi konsumen atau masyarakat yang mengincar berat 10 gram, produk logam mulia tipe Antam hari ini berada pada kisaran angka Rp28.344.000.

Kemudian, untuk emas batangan tipe UBS dengan berat yang sama dipasarkan senilai Rp27.749.000 dan cetakan Galeri24 ditawarkan dengan nominal sebesar Rp27.216.000.

Jika menilik pergerakan grafik dalam kurun waktu satu minggu ke belakang, tren harga komoditas ini memperlihatkan pergerakan yang fluktuatif, namun tetap memiliki kecenderungan bergerak menguat.

Angka nominal jual sempat merangkak naik secara signifikan pada tanggal 19 Mei kemarin, sebelum akhirnya kembali mengalami penurunan yang tipis pada pembukaan perdagangan hari ini.

Tercatat pula bahwa harga beli untuk tabungan emas hari ini berada pada level Rp26.950 per 0,01 gram, sedangkan untuk nilai jualnya dipatok pada kisaran angka Rp25.870 per 0,01 gram.

Perubahan nilai jual komoditas emas yang bergerak naik ini terus menjadi sorotan utama bagi masyarakat luas, khususnya bagi kalangan investor yang memprioritaskan logam mulia sebagai opsi instrumen investasi jangka panjang.

Selain itu, komoditas ini juga dinilai sangat efektif untuk dijadikan sebagai aset lindung nilai yang aman di tengah situasi ketidakpastian kondisi ekonomi global yang terjadi saat ini.

Terkini