Sempat Merosot Tajam Harga Perak Antam Hari Ini Mulai Merangkak Naik

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:56:50 WIB
Ilustrasi Perak Antam, Sumber: netralnews.

MADURA - Harga perak murni batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam akhirnya menunjukkan tanda-tanda kebangkitan pada perdagangan awal pekan ini. Setelah sempat mengalami tekanan berat dan anjlok drastis dalam beberapa hari terakhir, komoditas logam mulia ini mulai bergerak positif merangkak naik.

Pada Selasa, 19 Mei 2026, harga perak Antam kini menguat tipis ke level Rp 49.650 per gram. Angka ini mencatatkan kenaikan sebesar Rp 250 dibandingkan hari sebelumnya yang sempat menyentuh titik rendah.

Pergerakan harga perak domestik belakangan ini terpantau sangat fluktuatif. Pada pertengahan pekan lalu, harga komoditas ini sempat melesat tinggi hingga menyentuh Rp 56.800 per gram akibat rekor positif pasar global.

Namun, aksi ambil untung dan dinamika pasar internasional membuat harganya merosot tajam hingga Rp 4.800 dalam satu hari pada akhir pekan kemarin.

Koreksi mendalam di pasar domestik tersebut berjalan beriringan dengan kondisi pasar internasional.

Harga perak dunia sempat tertekan hingga menyusut ke level US$ 75,84 per ons akibat menguatnya mata uang Dolar AS dan meningkatnya imbal hasil atau yield obligasi Amerika Serikat.

Kenaikan tipis hari ini otomatis memperbarui rincian harga dasar serta harga total yang telah menyertakan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN sebesar 11 persen.

Berikut adalah rincian harga perak murni batangan Antam yang berlaku saat ini:

Ukuran 250 Gram: Harga dasar Rp 11.383.336 (Harga setelah PPN 11 persen: Rp 12.635.503)

Ukuran 500 Gram: Harga dasar Rp 22.252.252 (Harga setelah PPN 11 persen: Rp 24.700.000)

Selain varian murni reguler, terdapat juga varian Perak Heritage berukuran 31,1 gram yang dibanderol di kisaran harga Rp 2.084.145 setelah pengenaan pajak resmi.

Para analis pasar menyarankan para investor pemula yang ingin melakukan diversifikasi aset untuk tetap berhati-hati mengingat tingkat volatilitas perak yang masih cukup tinggi dalam jangka pendek.

Meskipun demikian, logam mulia perak tetap menjadi alternatif investasi yang menarik karena modal awal yang cenderung lebih terjangkau dibandingkan emas murni.

Terkini