Stagnan, Harga Emas Antam Berada di Angka Rp2.939.000 per Gram Hari Ini

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:58:30 WIB
Ilustrasi Emas Antam, Sumber (NET).

JAKARTA - Harga emas batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau tidak bergerak di level Rp2.939.000 per gram pada sesi perdagangan Jumat (15/5/2026).

Nilai ini tetap sama seperti posisi pada hari sebelumnya, meskipun saat ini kondisi pasar global tengah mengalami dinamika yang cukup fluktuatif bagi para pelaku usaha.

Kondisi stagnan pada harga emas domestik ini muncul saat harga emas di pasar internasional justru mengalami koreksi tipis. Berdasarkan data terbaru, nilai logam mulia ritel masih di level tertinggi.

Bagi masyarakat yang mencari informasi harga emas Antam satu gram hari ini, butik resmi logammulia.com mematok harga dasar Rp2.939.000 yang belum termasuk variabel pajak transaksi.

Berdasarkan rincian resmi, ukuran 0,5 gram dibanderol Rp1.519.500, sementara untuk ukuran 10 gram dijual Rp28.775.000 dan ukuran terbesar 100 gram berada pada harga Rp287.012.000.

Sesuai aturan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, setiap pembelian emas batangan akan ditarik PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemilik NPWP, sedangkan non-NPWP akan dikenakan potongan 0,9 persen.

Di sisi lain, harga emas dunia di pasar spot justru merosot 0,6 persen ke level 4.686,435 dollar AS per ons pada penutupan Kamis (14/5/2026) akibat adanya penguatan indeks dollar AS.

Meski global melemah, harga lokal tetap terjaga karena nilai tukar mata uang domestik yang melemah terhadap dollar AS bertindak sebagai penyeimbang yang menahan penurunan harga lebih lanjut.

Pihak analis pasar menyebutkan adanya ketidakpastian geopolitik global yang membuat prediksi harga mendatang menjadi sorotan, dengan potensi titik support baru di level Rp2.890.000 per gram.

Strategi investasi bagi pemula sangat menyarankan konsistensi, mengingat emas adalah aset pelindung nilai atau safe haven yang sangat efektif dalam meredam dampak inflasi jangka panjang.

Keuntungan dari simpanan emas biasanya baru terasa secara maksimal jika disimpan lebih dari lima tahun, sehingga sangat ideal dijadikan instrumen dana pendidikan atau persiapan masa pensiun.

Fenomena harga global turun namun lokal stabil ini sangat dipengaruhi oleh dua variabel utama secara bersamaan, yakni pergerakan harga internasional dan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS.

Hingga saat ini, aktivitas perdagangan di gerai ritel masih berjalan normal sembari para pelaku pasar menanti rilis data ekonomi Amerika Serikat yang akan keluar pada akhir pekan ini.

Terkini