Pertamina Bersinergi dengan FHCI Menghadapi Era Hubungan Industrial Modern

Kamis, 24 Oktober 2024 | 22:56:11 WIB

Bali – Human Capital memainkan peran penting dalam mempertahankan keberlanjutan pertumbuhan bisnis serta mencapai target perusahaan. Hal ini diwujudkan melalui pengembangan lingkungan kerja yang inklusif dan budaya kerja harmonis.

Dalam upaya mendukung tujuan tersebut, Pertamina bersama Forum Human Capital Indonesia (FHCI) mengadakan Employee & Industrial Relations Conference (EIRC) 2024 di The Patra Resort & Villas, Bali pada 19-20 September 2024. Tahun ini, acara tersebut mengangkat tema “Empowering The Future Workforce: Innovation, Resilience & Employee Well-Being To Create A Respectful Workplace,” yang mencerminkan visi masa depan hubungan industrial.

Deputi Bidang SDM, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN, Tedi Bharata, mengungkapkan bahwa EIRC 2024 selaras dengan inisiatif transformasi BUMN dalam tata kelola, proses bisnis, dan pengembangan SDM. Menurut Tedi, hubungan industrial merupakan elemen krusial dalam pengembangan sumber daya manusia. “Harapan kami adalah seluruh BUMN dan anak perusahaannya dapat membangun hubungan yang harmonis dengan karyawan, karena hal ini kunci bagi peningkatan performa,” ujar Tedi.

Tedi juga menekankan pentingnya saling menjaga di antara sesama BUMN, guna mendorong peran aktif BUMN sebagai value creator dan agent of development yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial nasional.

Ketua Umum FHCI, Agus Dwi Handaya, menyatakan bahwa acara ini menjadi wujud kolaborasi antara Kementerian BUMN, FHCI, dan Pertamina untuk menciptakan keseimbangan antara kesejahteraan karyawan dan kinerja perusahaan.

Sementara itu, Direktur SDM Pertamina sekaligus Koordinator Steering Committee FHCI, M. Erry Sugiharto, menjelaskan bahwa EIRC 2024 adalah forum untuk mengidentifikasi dan mengkaji permasalahan hubungan industrial antara manajemen dan pekerja. “Harapannya, berbagai isu hubungan industrial dapat terjawab melalui solusi terbaik demi mewujudkan aspirasi perusahaan,” ujar M. Erry.

Sebagai pemimpin dalam transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung pencapaian Net Zero Emission 2060 melalui program yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis.

Terkini