Simak Daftar 6 Saham Cum Dividen 23 Juni 2026 dan Imbal Hasil Tertinggi

Selasa, 23 Juni 2026 | 13:29:34 WIB
Ilustrasi Cum Dividen, Sumber: idxchannel.

JAKARTA - Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia memasuki masa cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada Selasa, 23 Juni 2026. Investor yang melakukan pembelian saham hingga penutupan perdagangan hari ini masih berhak memperoleh dividen tunai sesuai dengan jadwal pembagian masing-masing perusahaan.

Cum dividen menjadi batas akhir investor untuk membeli saham agar terdaftar sebagai pemegang yang berhak menerima dividen. Setelah melewati tanggal ex dividen, pembeli saham tidak lagi berhak atas pembagian dividen untuk periode tersebut.

Karena itu, bagi kami yang mengincar dividen harus memastikan transaksi selesai dilakukan sebelum penutupan perdagangan pada tanggal cum dividen.

Terdapat enam saham yang memasuki masa cum dividen hari ini, yakni BDKR, GLVA, MTMH, NSSS, TBMS, dan TINS. Berdasarkan harga penutupan Senin, 22 Juni 2026, GLVA mencatatkan dividend yield tertinggi di antara keenam saham tersebut, yakni mencapai 3,11%.

Berikut daftar saham cum dividen 23 Juni 2026:

- TINS: Dividen Rp88,189 per saham, harga Rp3.750, yield 2,35%, ex dividen 24 Juni, recording date 25 Juni, pembayaran 10 Juli 2026

GLVA: Dividen Rp10, harga Rp322, yield 3,11%, ex dividen 24 Juni, recording date 25 Juni, pembayaran 16 Juli 2026

NSSS: Dividen Rp5, harga Rp585, yield 0,85%, ex dividen 24 Juni, recording date 25 Juni, pembayaran 10 Juli 2026

BDKR: Dividen Rp2,65, harga Rp136, yield 1,95%, ex dividen 24 Juni, recording date 25 Juni, pembayaran 17 Juli 2026

MTMH: Dividen Rp2,42, harga Rp950, yield 0,25%, ex dividen 24 Juni, recording date 25 Juni, pembayaran 15 Juli 2026

TBMS: Dividen Rp28,52 per saham, harga Rp1.270, yield 2,25%, ex dividen 24 Juni, recording date 25 Juni, pembayaran 15 Juli 2026

Posisi yield setelah GLVA ditempati oleh TINS sebesar 2,35%, TBMS 2,25%, BDKR 1,95%, NSSS 0,85%, dan MTMH 0,25%.

Meskipun dividen menjadi daya tarik, investor tetap harus mewaspadai risiko dividend trap. Usai memasuki ex dividen, harga saham biasanya mengalami penyesuaian seiring dengan berkurangnya nilai dividen yang dibagikan. Keputusan investasi sebaiknya tidak hanya bertumpu pada besarnya dividend yield, namun juga mempertimbangkan prospek bisnis, kinerja keuangan, serta potensi pertumbuhan emiten dalam jangka panjang.

Terkini