Analis Prediksi IHSG Bergerak Sideways pada Perdagangan 22 Juni 2026

Senin, 22 Juni 2026 | 14:18:23 WIB
Ilustrasi IHSG, Sumber: kabarbursa.

JAKARTA - Pasar saham Amerika Serikat tidak melakukan aktivitas perdagangan pada Jumat, 19 Juni, sehubungan dengan peringatan hari libur federal Juneteenth National Independence Day untuk memperingati berakhirnya perbudakan di negara tersebut.

Sementara itu, pergerakan di pasar komoditas pada hari yang sama menunjukkan hasil yang variatif. Harga minyak Brent mengalami kenaikan 0,90 persen menjadi USD 80,57 per barel, batubara mengalami penurunan 0,04 persen menjadi USD 131,50 per ton, CPO mencatatkan kenaikan 1,57 persen ke angka MYR 4.646 per ton, dan komoditas emas mengalami koreksi turun 1,29 persen ke level USD 4.156 per ons.

Kondisi variatif juga membayangi bursa saham di Asia pada penutupan perdagangan Jumat, 19 Juni. Indeks Nikkei tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,28 persen, sedangkan indeks Hang Seng dan Shanghai terpantau tidak beroperasi atau tutup.

Pada saat yang sama, indeks harga saham gabungan domestik berhasil menguat tipis 0,08 persen ke level 6.177,14 dengan catatan aksi jual bersih oleh investor asing mencapai total Rp3.194,3 miliar, yang terbagi senilai Rp3.136,9 miliar di pasar reguler serta Rp57,4 miliar di pasar negosiasi.

Aksi jual bersih investor asing dengan nilai paling tinggi di pasar reguler menyasar pada saham AMMN sebesar Rp728,0Substansi miliar, saham DSSA senilai Rp468,6 miliar, serta saham TPIA yang mencapai Rp333,8 miliar.

Di sisi lain, aksi beli bersih asing paling tinggi dialami oleh saham BBCA sebesar Rp317,1 miliar, saham GOTO senilai Rp44,4 miliar, dan saham MDKA sebesar Rp41,8 miliar. Adapun saham MORA, BBCA, dan BYAN tampil sebagai penggerak utama pasar, sementara saham TLKM, BMRI, dan AMMN menjadi penahan laju indeks.

Memasuki sesi perdagangan pada Senin pagi, 22 Juni, indeks KOSPI terpantau mengawali hari dengan pelemahan sebesar 0,13 persen, sedangkan indeks Nikkei bergerak sebaliknya dengan dibuka menguat sebesar 0,28 persen.

“Hari ini, kami memperkirakan IHSG akan bergerak sideways di tengah sentimen yang mixed dari pasar regional,” sebut analis dalam riset Senin, 22 Juni.

Terkini