IHSG Sepekan Berakhir di 6.177,13 dan Kapitalisasi Pasar BEI Meningkat

Senin, 22 Juni 2026 | 14:18:23 WIB
Ilustrasi IHSG, Sumber: inews.

JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang periode 15-19 Juni 2026 berakhir di zona hijau dengan kenaikan sebesar 2,82% ke level 6.177,13 dari posisi pekan lalu yang berada di angka 6.007,65. Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, nilai kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) juga turut mengalami peningkatan sebesar 2,51% hingga mencapai Rp10.788 triliun dari Rp10.524 triliun.

Berdasarkan pergerakan positif tersebut, BEI mencatat terdapat lima saham utama yang menjadi motor penggerak atau penopang terbesar bagi penguatan IHSG pada pekan ini, yaitu:

BBCA memberikan kontribusi sebesar 35,13 poin terhadap IHSG dengan kenaikan harga saham mencapai 6,33%.

MORA menyumbang sebanyak 26,45 poin seiring dengan lonjakan harga sahamnya sebesar 23,32%.

BYAN menyokong sebesar 20,66 poin berkat adanya peningkatan harga saham yang naik 13,4%.

BRMS menyumbangkan 19,51 poin setelah harga sahamnya mengalami kenaikan hingga 24,53%.

CASA memberikan andil sebesar 15,49 poin yang disertai pertumbuhan harga sahamnya sebanyak 19,22%.

Namun di sisi lain, rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan ini mengalami penurunan sebesar 1,02% menjadi Rp24,81 triliun jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya yang sempat menyentuh Rp25,06 triliun. 

Selain itu, rata-rata volume transaksi harian juga menyusut sebesar 5,83% menjadi 34,03 miiliar lembar saham dari posisi sebelumnya yang sebesar 36,14 miliar lembar saham.

Kondisi penurunan ini juga diikuti oleh rata-rata frekuensi transaksi harian yang ikut terkoreksi sebesar 10,33% menjadi 2,25 juta kali perdagangan dari 2,51 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Sementara itu pada perdagangan hari Jumat, 19 Juni, investor asing membukukan nilai jual bersih atau net sell sebesar Rp3,19 triliun. Jika diakumulasikan sepanjang tahun berjalan di 2026, total nilai jual bersih yang dicatatkan oleh investor asing kini telah menyentuh angka Rp68,25 triliun.

Terkini